Keanu Angelo Diperiksa Terkait Penipuan Hanania Group

Selebgram bernama Muhammad Miftahuda atau lebih dikenal dengan nama Keanu Angelo memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan jamaah oleh biro perjalanan umrah Hanania Group.

Keanu yang didampingi kuasa hukumnya keluar dari Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 15.03 WIB, menegaskan bahwa keterlibatannya dengan pihak Hanania murni kerja sama sistem barter promo, bukan menerima aliran dana.

“Saya jelaskan di dalam (ruang pemeriksaan) bahwa dalam kerja sama dengan Hanania itu saya enggak menerima uang endorse-an sama sekali. Aku tuh kerja samanya barter.” Ujar Keanu.

Kuasa hukum Keanu, Charles P. Situmorang, menegaskan bahwa kliennya sangat kooperatif dalam membantu pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini. Keanu disebut telah menjawab puluhan pertanyaan dari tim penyidik dengan transparan.

“Tadi saat permintaan keterangan itu ada 25 pertanyaan. Kenal di mana, awal kerja samanya gimana, kontraknya seperti apa. Penyidik cukup mengapresiasi kita karena kita langsung memberikan bukti.” Ungkap Charles.

Keanu pun berharap keterangannya bisa menjadi titik terang bagi kepolisian demi mempercepat proses hukum Hanania Group.

“Makasih banget ya semuanya ya. Aku amat mendukung tindakan kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.” Ucap Keanu.

Kemudian ia juga membawa dan menyerahkan bukti kontrak kerja sama serta mutasi rekening koran periode Agustus 2024 saat keberangkatan serta satu bulan sebelum dan sesudahnya.

“Jadi mereka (Hanania) berangkatkan aku umroh, aku promoin testimoni aku, pengalaman aku selama di sana. Aku enggak menerima aliran dana apa pun dari Hanania Group.” Jelas Keanu.

Keanu juga menjelaskan pertama kali bertemu dengan Direktur Utama perusahaan layanan perjalanan umrah, PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group, berinisial ASFR (30) pada awal Mei 2024.

Selanjutnya pada sekitar 30 Mei 2024, ia menandatangani kontrak. Keberangkatan umrah sendiri dilakukan pada 29 Juli hingga 10 Agustus 2024 bersama sekitar delapan orang anggota kelompoknya.

Terhadap kasus Hanania Group, Keanu juga mengaku terkejut dan syok mengingat dirinya telah melakukan riset mendalam mengenai legalitas perusahaan sebelum menerima tawaran tersebut.

“Aku udah periksa, dia (Hanania) memang secara perusahaan sudah legal, sudah terakreditasi di bawah pengawasan Kementerian Agama, dan sebelum aku berangkat juga dia sudah punya reputasi yang cukup baik.” Ujar Keanu.

Sementara itu, Kuasa hukum Keanu, Charles P. Situmorang, menegaskan bahwa kliennya telah bersikap kooperatif dengan mengutamakan panggilan kepolisian sebelum memberikan klarifikasi ke publik guna meluruskan isu miring yang beredar.

“Hanya, sebagai warga negara, Mas Keanu lebih baik memenuhi panggilan pihak kepolisian dulu baru kita mengklarifikasi.” Ucap Charles.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menegaskan siap mengusut tuntas aliran dana kasus dugaan penipuan investasi dan perjalanan umrah yang dilakukan oleh PT Hasanah Tamma Internasional atau Hananiya Group.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan polisi kini membidik sejumlah pihak yang kecipratan dana jamaah, mulai dari promosi oleh selebgram ternama hingga pelacakan (tracing) aset milik tersangka utama demi memulihkan kerugian para korban.

“Uang yang digunakan, sebagian digunakan untuk kepentingan di luar dari perjalanan umrah para jamaah, sebagian juga digunakan untuk membayar influencer (pemengaruh) sebagai kepentingan marketing (pemasaran).” Tutur Iman.

Walau kini tersandung masalah, Keanu berharap rekan-rekan sesama pembuat konten tidak trauma untuk berkolaborasi dengan sebuah merek. Kuncinya, pastikan payung hukum perusahaan tersebut sudah jelas dan valid sejak awal.

“Saya mau menguatkan sesama teman-teman endorser buat jadi jangan takut buat bekerja sama dengan brand apa pun selama memang dia sudah legal dan bergerak di bidang usaha yang tidak melanggar hukum.” Tutur Keanu.

Walau demikian, Keanu tidak menampik bahwa apa yang terjadi di masa depan sering kali berada di luar kendali seorang endorser, terutama setelah hitungan tahun berlalu.

“Saya tidak menemukan celah untuk melihat dia akan melakukan penipuan pada ke depannya di saat 2022 saya berangkat itu. Aku juga enggak nyangka banget, mbak, 2 tahun kemudian kasusnya bisa sebesar ini.” Pungkas Keanu.