Rafathar Ditonjok Teman Sekolahnya

Pemberitaan soal Rafathar yang ditonjok temannya di sekolah menjadi perbincangan. Raffi Ahmad menjelaskan soal luka anaknya itu. Ia mengatakan luka yang didapatkan anaknya ada di salah satu pipinya.

“Ada lukanya di pipi kiri atau kanan dikit kok Cuma biru saja itu.” Ungkap Raffi Ahmad.

Luka tersebut dikatakan Raffi Ahmad sudah dibersihkan dan dikontrol oleh dokter, Raffi juga memastikan anaknya tidak memiliki rasa sakit yang berkelanjutan.

“Sudah beres kok masalahnya, itu langsung kan soalnya di email sama pihak sekolahnya setelah kejadian itu.” Jelas Raffi.

Raffi Ahmad juga mengatakan apa yang terjadi dengan Rafathar sudah diatasi secara langsung.

“Sudah beres masalahnya kan kalau itu urusan sekolah ya, Gigi urusannya. Pokoknya aku tuh ya tetap ada andil gitu dalam masalah ini peran sebagai bapak ya aku masuk ke dalamnya.” Tutur Raffi Ahmad.

Cerita ini bermula saat Raffi Ahmad bercerita dalam Channel YouTube Wendy Cagur.

“Ada hal yang tiba-tiba Rafathar kemarin ditonjok, ditonjok sama temennya di sekolah. Ditonjok nih, dapat email. Gigi nangis gini gini gini.” Kata Raffi Ahmad.

Saat ditanya mengenai hal tersebut, Raffi Ahmad mengaku sudah bicara dengan anak pertamanya itu.

“Jadi pas kemarin Rafathar dipukul, gue cari momen, ngomong kenapa? Dia jawab, nggak pah, gini gini.” Ujar Raffi.

Raffi Ahmad tidak mau menjadi ayah yang jauh dari anaknya. Untuk itu, dirinya memberanikan untuk memberikan nasihat kepada Rafathar.

“Yah akhirnya gue masuk ke dia, Rafathar nggak boleh pukul orang, kalau ada orang yang pukul Rafathar, Rafathar bertahan, tapi kalau memang harus pukul balik, serang balik nggak apa-apa.” Ungkap Raffi Ahmad.

Walaupun mengajarkan putranya untuk berani bertindak, terlebih Rafathar sebenarnya juga bisa bela diri, Raffi tetap mengingatkan pentingnya menjaga sikap. Terlebih kepada lawan jenis, Raffi mengingatkan Rafathar agar tidak memukul perempuan.

“Kita juga kasih tahu, enggak boleh mukul duluan, apalagi kalau perempuan, kalau perempuan, enggak boleh bales.” Ucap Raffi.

Nagita Slavina menangis saat tahu putra sulungnya, Rafathar dipukul oleh teman sekolahnya.

“Ini baru banget kemarin, pertama kalinya terjadi insiden di sekolah. Dapat email dari sekolah kayak gitu, aku langsung menangis.” Ujar Nagita.

Hal itu ia ungkapkan saat menjadi bintang tamu dalam channel YouTube Wendy Cagur, WOY. Dalam perbincangannya ia menceritakan kehebohannya saat mendengar kabar tersebut. Nagita Slavina merasa tidak terima Rafathar ditonjok oleh temannya.

“Maksudnya sebagai ibu kaget pasti ya, sedih juga. Ya maksudnya emang ya namanya anak kecil ada berantem, tapi dapet email dari sekolah kayak gitu aku langsung yang ‘waaa (menunjukkan mimik heboh) menangis’.“ Tutur Gigi.

Gigi menyebut reaksinya menangis adalah hal wajar.

“Ya nangis lah, maksudnya ya seiya-iyanya anak cowok pasti ada berantem-berantem, cuman kan sebagai ibu siapa sih yang mau anaknya dipukul, dipukul orang lagi.” Ujar Gigi.

Nagita menyesalkan perbuatan teman Rafathar, lantaran selama ini dirinya bahkan tidak pernah melakukan kekerasan fisik pada putranya itu.

“Kita aja nggak pernah nyentuh gitu kan.” Ujar Gigi.

Dalam kesempatan itu, Gigi juga setuju apabila Rafathar membalas pukulan temannya.

“Gue juga kalo ada di posisi itu, gue akan bilang pukul, balas aja.” Ucap Gigi.

Nissya Ahmad pun turut bereaksi. Bagi Nisya Ahmad kejadian yang dialami Rafathar Malik Ahmad merupakan hal yang biasa bagi anak-anak, apalagi di sekolah. Walau demikian, Nisya Ahmad mengaku belum tahu menahu seperti apa kronologi sehingga anak Raffi Ahmad sampai ditonjok. Walau menganggap itu hal yang biasa, tapi dirinya juga tidak membenarkan anak dengan mudah memukul orang.

“Biasa itu mah, namanya anak-anak sekolah kan suka ada kejadian lah, insiden apa. Namanya juga anak laki, maksudnya nggak yang dipukul bener. Aku juga belum dengar detailnya sih.” Kata Nisya Ahmad di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Walau demikian apa pun yang dihadapi oleh Rafathar Ahmad dapat dijadikan pendewasaan menyelesaikan masalah ke depannya.

“Ya pasti kaget aja ya. Apalagi aku, aku juga pernah anak aku berantem di sekolah, tapi ya itu biasalah yang penting mereka, justru itu proses dari anak-anak untuk menyelesaikan masalah.” Ungkap Nisya.