Yulia Baltschun Masterchef Diselingkuhi Suaminya

Kabar kurang menyenangkan datang dari aktris sekaligus content creator, Yulia Baltschun. Lewat Instagram Story, Yulia mengungkap fakta mengejutkan soal rumah tangganya dengan sang suami, Scot Humphreys, yang ternyata telah melakukan perselingkuhan sebanyak dua kali dalam pernikahan mereka.

Scot Humphreys secara terbuka mengaku telah dua kali berselingkuh dari Yulia Baltschun melalui unggahan Instagram. Pengakuan ini pun langsung mencuri perhatian publik karena disampaikan secara terbuka oleh Scot sendiri, sebelum akhirnya diunggah ulang oleh Yulia.

Melalui akun Instagram pribadinya, Scot Humphreys secara terang-terangan mengakui bahwa dirinya telah berselingkuh dari sang istri, Yulia Baltschun. Pengakuan ini ia tulis tanpa berusaha menutupi kesalahannya sedikit pun, bahkan dengan nada yang cukup sadar diri. Scot menyebut bahwa ia sepenuhnya mengetahui apa yang ia lakukan adalah hal yang salah, tetapi tetap memilih untuk melakukannya.

“Aku harus mengakui sesuatu. Aku selingkuh dari istriku, @yuliabaltschun. Aku tahu pasti apa yang aku lakukan. Aku menyadarinya. Dan aku tetap memilih melakukannya.” Tulis Scot melalui akun @scottwakeup.

Pengakuan tersebut pun menunjukkan, bahwa tindakan ini bukanlah sesuatu yang tidak disengaja. Ada kesadaran penuh dari Scot saat melakukan perselingkuhan, yang justru membuat situasi ini terasa semakin menyakitkan bagi Yulia sebagai pasangan sahnya.

Dalam lanjutan unggahannya, Scot juga mengakui bahwa tindakannya merupakan bentuk pengkhianatan besar, tidak hanya terhadap Yulia tetapi juga terhadap keluarga mereka. Ia menyadari bahwa perbuatannya telah melukai perasaan sang istri secara mendalam dan menghancurkan kepercayaan yang sudah dibangun selama ini.

“Apa yang aku lakukan benar-benar pengkhianatan. Aku tidak menghargai istriku, keluargaku, dan segala hal yang sudah kita lalui bersama. Yulia tidak berhak mengalami ini. Tidak heran kalau dia sakit hati, marah, dan merasa dikhianati.” Ucap Scot.

Ia memahami bahwa Yulia sedang berada dalam kondisi yang sangat tidak baik, baik secara mental maupun emosional, akibat pengkhianatan yang dilakukannya. Scot juga menegaskan bahwa dirinya siap menerima konsekuensi atas perbuatannya, tanpa berharap simpati dari publik.

“Aku tahu tindakanku memengaruhinya dan aku akan menerima segala konsekuensinya.” Ungkap Scot.

Fakta yang lebih mengejutkan terungkap ketika Scot mengaku bahwa perselingkuhan ini bukanlah yang pertama kali. Ia menyebut bahwa dirinya telah melakukan hal yang sama sebelumnya, meskipun saat itu Yulia sudah memberinya kesempatan kedua untuk memperbaiki hubungan mereka.

“Bahkan setelah dia memberiku kesempatan kedua dan memintaku untuk berhenti. Aku melanggar janji itu dan terus berbicara dengan perempuan lain demi keegoisanku.” Tulis Scot.

Situasi ini menunjukkan bahwa masalah dalam hubungan mereka sebenarnya sudah terjadi sebelumnya. Namun, keputusan untuk kembali mengulangi kesalahan yang sama membuat luka yang dirasakan Yulia menjadi jauh lebih dalam dan kompleks.

Yulia sendiri menanggapi pengakuan suaminya itu tanpa mau banyak berkomentar.

“Aku enggak bisa cerita banyak dan aku enggak mau cerita banyak. Karena aku bukan orang yang suka curhat di sosmed, itu suami aku yang inisiatif upload, aku enggak suruh, aku enggak minta.” Ucap Yulia di Instagram Storynya.

Tapi satu yang kini dihadapi Yulia adalah dilema untuk mempertahankan pernikahan demi anak atau mengikuti kata hatinya yang terluka.

“Sebagai perempuan, hati aku hancur lebur, rasa paling kuat adalah ingin melepaskan diri 100 persen. Aku inginnya dia menghilang dari hidup aku selamanya. Sebagai seorang Ibu, hati aku masih bercahaya, masih siap berusaha, masih ingin ke couple therapy, masih ingin memberikan yg terbaik untuk anak aku, masih ingin bersujud kepada Tuhan untuk diberikan jalan supaya keluarga kecil aku ini bisa bertahan.” Tulis Yulia di @yuliabaltschun.

Itu sebabnya, Yulia meminta agar orang-orang tidak berkomentar jahat kepada siapa pun perempuan yang sedang menghadapi posisi sulit seperti dirinya saat ini. Karena membuat keputusan untuk bertahan atau berpisah disaat sudah memiliki anak adalah keputusan yang sulit bagi seorang perempuan.

“Jangan sebut dia BODOH saat masih berdoa dan berharap, dan jangan sebut dia EGOIS saat memutuskan untuk melepaskan diri. Karena kedua pilihan sama-sama bukan pilihan yg pernah kita pikirkan, bukan yg kita inginkan, tapi pilihan tersebut dipaksakan untuk kita harus memilih di saat hati masih terluka dan di saat bernafas pun masih terasa berat.” Ujar Yulia.

Rasa sakit yang berbeda Yulia yang pernah kehilangan anak, mengungkap rasa sakit atas pengkhianatan berbeda dengan rasa kehilangan anak, meskipun keduanya sama-sama menghancurkan hatinya.

“Aku pernah kehilangan anak dan waktu anak aku meninggal itu sakit banget, tapi kalau yang sakit dikhianatin, buat aku itu lebih menghancurkan ke mental sih. Karena waktu anak aku meninggal, meskipun sakit, aku masih bisa makan. Kalau ini, aku enggak bisa jelasin. Kehilangan anak memang lebih menderita, tapi ini lebih menghancurkan jiwa.” Ungkap Yulia.

Usai membagikan ulang pengakuan Scot, Yulia juga mengunggah sebuah foto dirinya bersama sang suami yang telah diedit menggunakan Artificial Intelligence (AI) agar terlihat lebih tua untuk menjadi simbol harapan terhadap hubungan mereka.

“Bagian tersedihnya adalah satu hari sebelum aku mengetahui pengkhianatan keduamu. Aku membuat foto (masa tua) kita menggunakan AI. Waktu itu, hatiku berharap. Aku pikir, ‘Wow, kita benar-benar bisa memperbaiki hubungan ini’. Bahkan setelah apa yang sudah kita lalui dan wow cinta cukup untuk memperbaiki segala yang sudah kita rusak.” Tulis Yulia.

Namun kenyataannya, harapan tersebut harus pupus hanya dalam waktu satu hari saja. Yulia pun mengaku sangat terpukul karena mengetahui bahwa suaminya kembali mengkhianatinya, padahal ia masih menyimpan harapan besar terhadap hubungan mereka.

Yulia Baltschun yang merupakan Top 3 MasterChef 4 ini menikah dengan Scot Humphreys pada tahun 2015. Mereka memiliki dua orang anak, namun anak kedua Yulia meninggal dunia.