Istri Fiersa Besari Ditabrak Mobil
Istri penyanyi Fiersa Besari, Aqia, ditabrak mobil dari belakang di kawasan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu 3 Januari 2026 kemarin. Saat ini, kondisi Aqia disebut tidak dapat jalan akibat insiden tersebut. Insiden ini diceritakan Fiersa dalam sebuah unggahan di Instagram Story miliknya.
Insiden ini berawal saat Aqia dan manajer Fiersa, Ubay, sedang mengambil koper di bagasi taksi yang mereka tumpangi. Keduanya kemudian ditabrak dari belakang oleh sebuah mobil, yang diketahui dikendarai oleh sopir lansia atau lanjut usia.
“Aqia dan Ubay yang sedang ambil koper di bagasi, ditabrak dari belakang dan menjadikan keduanya tergencet antara mobil. Ubay bisa lepas ke samping. Aqia tidak. Sudah teriak kesakitan, sopir mobil yang tampaknya merasa sudah masuk gigi R, memajukan lagi mobilnya, membuat Aqia semakin tergencet.” Jelas Fiersa.
Menurut keterangan Fiersa, sopir mobil yang menabrak istri dan manajernya itu seorang bapak-bapak berusia antara 60 hingga 70 tahun, yang menurut dia kurang layak berkendara.
Fiersa mengaku marah melihat insiden tersebut. Amarahnya semakin tersulut ketika sopir itu meremehkan kondisi dengan menyatakan Aqia hanya keseleo dan menawarkan uang damai sebesar Rp. 200 ribu.
Setelah insiden tersebut, Fiersa membawa istrinya ke Pos Kesehatan KAI Gambir. Tidak lama setelah itu, polisi turut mendatangi lokasi kejadian dan menanyakan kronologis kejadian.
Menurut keterangan sopir, mobil tersebut bukan miliknya pribadi alias punya orang lain. Sopir juga sudah meminta maaf atas kejadian tersebut.
“Tapi bagi saya bukan soal uang. Ini soal konsekuensi ketika berbuat kesalahan. Di satu sisi, bapak ini sudah sepuh. Di sisi lain, justru karena dia sudah sepuh, jangan sampai ada korban lain akibat kelalaiannya.” Tutur Fiersa.
Menurut Fiersa hasil tabrakan tersebut ternyata cukup parah, karena istrinya sampai kesakitan setiap menggerakkan kaki. Mereka kemudian memutuskan untuk ke rumah sakit terdekat untuk tindak lanjut.
Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, hasil rontgen menunjukkan tidak ada retak atau patah tulang yang dialami istri Fiersa. Namun, beberapa hari ke depan, Aqia diprediksi akan sedikit mengalami pembengkakan akibat trauma pada otot. Dokter memprediksi Aqia butuh waktu 3 hingga 6 minggu untuk bisa benar-benar pulih.
Fiersa Besari mengungkap alasan mencabut laporan polisi terkait insiden penabrakan yang dialami istrinya, Aqia Nurfadla atau Aqia. Dalam kesempatan tersebut, Fiersa juga menyampaikan bahwa dirinya kini fokus pada proses pemulihan kondisi kaki sang istri.
Alasan cabut laporan karena permintaan istri Fiersa memastikan telah mencabut laporan polisi terhadap penabrak istrinya. Keputusan tersebut diambil karena Aqia tidak ingin memperpanjang urusan, serta adanya pertimbangan logis dari sang manajer, Ubay.
“Saya sendiri awalnya ingin memperpanjang urusan. Tapi Aqia tidak mau. Ubay juga memberi pertimbangan logis. Kita bisa lihat secara sepintas, bapak ini bukan orang berada. Mohon maaf, tapi kita sama-sama tahu, solusi yang biasanya dihadirkan orang berada tidak seperti itu.” Tulis Fiersa.
Menurut Fiersa, memperpanjang laporan hanya akan memakan waktu dan tenaga.
“Apa ujung dari memperpanjang urusan pelaporan? Penyitaan kendaraan, dan kami harus bolak-balik berurusan dengan pihak berwajib untuk mengumpulkan bukti dan kesaksian.” Ucap Fiersa.
Fiersa menegaskan, keputusan tersebut merupakan langkah paling ideal bagi dirinya dan keluarga.
“Sudah begitu, hasil akhirnya apa? Bukan memberi efek jera, melainkan memberi efek dendam. Dan tetap saja, Aqia sebagai korban juga belum tentu akan mendapatkan ganti rugi secara materi. Oh ya, sebagai catatan, solusi yang kami ambil belum tentu ideal untukmu, tapi ini paling ideal untuk kami saat ini.” Ujar Fiersa.
Fiersa mengaku berusaha tetap sabar saat melihat istrinya ditabrak oleh seorang sopir. Walau demikian, ia tidak menampik sempat nyaris berkata kasar saat kejadian, terlebih melihat reaksi penabrak tersebut.
“Kenapa saya dan Ubay, manajer, tampak sangat sabar di video, padahal bapak-bapak itu terlihat menyebalkan. Sebenarnya beberapa kali saya hampir berkata kasar, kok. Saya juga sempat kelepasan, ‘Pak, gaji saya sebulan juga bisa beli mobil bapak. Ini bukan soal uang. Bapak berhadapan dengan orang yang salah.” Tulis Fiersa.
Pelantun lagu “April” itu mengaku ditenangkan sang manajer agar tidak bertindak di luar batas, karena tindakan emosional justru bisa merugikan dirinya.
“Tapi Ubay menepuk pundak saya, memberi kode bahwa saya tidak harus bicara seperti itu. Nah, ini yang rumit. Kalau sampai ngomong atau bertindak kasar dan terekam, kemudian dipotong-potong tanpa konteks di media sosial, takutnya malah disangka abuse of power, atau semena-mena terhadap lansia, atau sok kuasa terhadap orang kurang mampu. Maka, tindakan terbaik adalah bersabar. Meskipun geramnya bukan main.” Tutur Fiersa.
Saat ini, Fiersa memilih untuk fokus pada pemulihan kondisi sang istri.
“Setelah ini, saya tidak akan bahas bapak penabrak lagi, kecuali, amit-amit, ada hal lain yang mengharuskan Aqia dan saya kembali berurusan dengan bapak penabrak. Kami akan fokus pada penyembuhan kaki Aqia yang tampaknya membutuhkan waktu cukup lama.” Tutur Fiersa.
