Sutradara Rob Reiner Diduga Dibunuh Anaknya Sendiri
Sutradara Rob Reiner dan istrinya, produser film Michele Singer Reiner, ditemukan meninggal dunia. Keduanya ditemukan meninggal dunia di rumah mereka di Brentwood, California.
Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles mendatangi kediaman Reiner sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Dilansir dari NBC News , keduanya mengalami luka tusuk. Kasus ini pun ditangani aparat sebagai dugaan tindak pembunuhan.
Pertengkaran hebat antara sutradara legendaris Rob Reiner dan putranya, Nick Reiner, terungkap ke publik. Keributan terjadi hanya beberapa jam sebelum Rob Reiner dan sang istri, Michele Singer Reiner, ditemukan tewas di kediaman mereka.
Menurut laporan yang beredar, adu mulut itu terjadi dalam sebuah pesta Natal yang digelar komedian Conan O’Brien. Sejumlah sumber yang hadir di acara tersebut mengungkapkan kepada People, pertengkaran Rob Reiner dan Nick berlangsung cukup keras hingga menarik perhatian para tamu.
Pertengkaran itu disebut berlangsung intens dan menciptakan suasana yang tidak nyaman di tengah pesta.
“Nick membuat semua orang merasa tidak nyaman. Ia bertindak aneh, terlihat tidak stabil, dan terus-menerus bertanya kepada para tamu apakah mereka terkenal.” Ujar sumber tersebut.
Usai insiden tersebut, Rob Reiner dan Michele Singer Reiner dilaporkan meninggalkan pesta lebih awal. Tak ada yang menyangka, kepergian itu menjadi momen terakhir mereka terlihat di hadapan publik.
Keesokan harinya, Minggu sore waktu setempat, pasangan tersebut ditemukan tewas di rumah mereka di kawasan Brentwood, Los Angeles. Sumber menyebutkan jenazah Rob dan Michele pertama kali ditemukan oleh putri mereka, Romy Reiner.
Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles menerima panggilan darurat sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Namun, ketika petugas tiba di lokasi, Rob dan Michele ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan tidak dapat diselamatkan.
Tidak lama setelah penemuan tersebut, Nick Reiner ditangkap pihak berwenang dan didakwa atas tuduhan pembunuhan. Saat ini, ia ditahan tanpa jaminan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.
Hollywood tengah diselimuti duka dengan kematian sutradara Rob Reiner dan istrinya, Michele Reiner. Namun, Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru membuat sensasi dengan sebuah pernyataan yang diunggahnya melalui Truth Social mengenai kematian pasangan Reiner tersebut.
Pernyataan yang diposting Trump dalam media sosial tersebut sangat berbanding terbalik dengan pesan belasungkawa yang disampaikan tokoh politik dan publik lainnya.
“Hal yang sangat menyedihkan terjadi tadi malam di Hollywood. Rob Reiner, seorang sutradara film dan bintang komedi yang dulunya sangat berbakat namun kini tersiksa dan berjuang, telah meninggal dunia bersama istrinya, Michele, dilaporkan karena kemarahan yang ditimbulkannya pada orang lain melalui penyakit parah yang tidak dapat disembuhkan dan melemahkan pikiran yang dikenal sebagai TRUMP DERANGEMENT SYNDROME, kadang-kadang disebut TDS.” Tulis Trump.
Trump melanjutkan suratnya dengan mengatakan, bahwa Rob adalah sosok yang dikenal telah membuat orang-orang kesal dengan obsesinya terhadap Donald Trump.
“Dengan paranoia yang jelas mencapai puncaknya saat Pemerintahan Trump melampaui semua tujuan dan ekspektasi kejayaan, dan dengan Era Keemasan Amerika yang hadir di hadapan kita, mungkin seperti tidak pernah sebelumnya. Semoga Rob dan Michele beristirahat dengan damai!” Lanjut Trump.
Postingan tersebut menuai banyak kritik dari berbagai kalangan. Banyak dari mereka mengatakan bahwa pernyataan tersebut sangat tidak pantas untuk diucapkan. Beberapa anggota kongres dari beberapa negara bagian di Amerika turut buka suara, mengatakan apa pun pandangan politik seseorang, tidak ada yang pantas menjadi sasaran kekerasan.
Sebelumnya, Rob memang dikenal sebagai salah satu sosok anti Trump yang kerap kali mengkritik pemerintahannya. Dua bulan sebelum kematiannya, Rob mengatakan bahwa situasi politik AS di bawah masa jabatan kedua Trump terasa melebihi era McCarthy. Hal tersebut ia katakan dalam wawancara bersama Ali Veshi untuk media berita MS Now.
“Jangan salah paham, kita memiliki satu tahun sebelum negara ini menjadi autokrasi sepenuhnya dan demokrasi sepenuhnya meninggalkan kita.” Ucap Rob.
Ia mengklaim bahwa pemerintahan Donald Trump sedang mengumpulkan dua kekuatan penting bagi seorang penguasa otoriter, yaitu kontrol media dan kontrol militer atas jalanan.
“Kita sedang mengalaminya sekarang, dan kita meluncur menuruni lereng dengan sangat, sangat cepat, dan kita harus menemukan cara untuk menghentikannya.” Lanjut Rob.
Mengesampingkan pernyataan Trump yang kontroversial, banyak tokoh publik dan para petinggi lainnya turut mengenang Rob Reiner. Mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama memuji Rob dan istrinya sebagai pasangan yang menjalani hidup dengan penuh tujuan dan pengaruhnya terhadap banyak orang.
“Michelle dan saya merasa sangat berduka atas meninggalnya Rob Reiner beserta istrinya tercinta, Michele. Bersama-sama, mereka menjalani hidup yang penuh makna dan tujuan. Mereka akan dikenang atas nilai-nilai yang mereka perjuangkan dan begitu banyak orang yang mereka inspirasikan. Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada semua yang mencintai mereka.” Tulis Obama di platform X.
Christopher Guest dan Jamie Lee Curtis mengaku terkejut atas kematian tragis sahabat mereka dan menekankan kepedulian mereka saat ini tertuju pada keluarga Rob. Pernyataan hangat lainnya juga datang dari Nancy Pelosi, yang menyebut Rob sebagai sosok kreatif, lucu, dan dicintai banyak orang.
