Penyanyi Korea Wheesung Ditemukan Meninggal Dunia Di Apartemennya

Kabar duka kembali menyelimuti panggung hiburan Korea Selatan. Penyanyi dan penulis lagu veteran, Wheesung, ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Gwangjin-gu, Seoul, Korea Selatan, pada Hari Senin 10 Maret 2025. Pihak kepolisian mengungkapkan menemukan Wheesung sudah tidak bernyawa pada pukul 18:29 waktu setempat, setelah menerima laporan dari keluarga sang artis.
Kabar kematian Wheesung membuat publik menyoroti kembali postingan terakhir Wheesung. Penyanyi tampan itu membuat postingan pada 6 Maret lalu dengan caption, “Diet sudah berakhir. Sampai jumpa tanggal 15 Maret”. Diketahui bersama, Wheesung dijadwalkan tampil di konser bertajuk “The Story” di Auditorium EXCO Daegu pada 15 Maret mendatang. Postingan pria itu dibanjiri berbagai komentar dukungan dari para penggemarnya.
Berdasarkan kondisi yang ditemukan di tempat kejadian, pihak berwenang meyakini bahwa cukup banyak waktu telah berlalu sebelum tubuh Wheesung ditemukan. Saat ini, penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian. Polisi akan meminta otopsi dari Badan Forensik Nasional untuk menentukan penyebab kematian, dan juga akan menganalisis telepon genggamnya. Sampai saat ini, polisi belum menemukan tanda-tanda tindak kejahatan atau gangguan eksternal. Mereka saat ini sedang menyelidiki keberadaan catatan bunuh diri dan keadaan khusus seputar kematiannya.
Diketahui Wheesung pernah menghadapi masalah hukum pada tahun 2021 silam terkait penyalahgunaan obat-obatan terlarang, yang kemungkinan turut menjadi bagian dari penyelidikan saat ini. Adapun penyebab Wheesung dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang karena manajernya yang telah lama bekerja dengannya tiba-tiba meninggal dunia. Hal ini membuatnya sangat terpukul dan mengonsumsi berbagai obat terlarang seperti propofol, obat bius tidur psikotropika secara ilegal.
Agensi Wheesung, Tajo Entertainment, menyampaikan pernyataan resmi yang menyatakan rasa duka cita mendalam atas kepergian sang veteran. Mereka juga mengimbau publik untuk menghormati keluarga yang tengah berduka dan menghentikan penyebaran rumor atau informasi spekulatif yang tidak terverifikasi.
“Kami sangat sedih harus menyampaikan berita duka yang mendalam ini. Pada 10 Maret, artis kami Wheesung telah meninggalkan kami. Ia ditemukan dalam kondisi henti jantung di rumahnya di Seoul dan dinyatakan meninggal dunia. Karena keluarga yang ditinggalkan sangat terpukul dan berduka, kami dengan tulus meminta agar rumor dan laporan yang tidak jelas dihentikan.” Tulis Tajo Entertainment dalam keterangan resmi.
Agensi menyampaikan bahwa rincian lebih lanjut mengenai pemakaman akan diberikan dalam waktu dekat dan meminta agar semua pihak memberikan ruang dan waktu bagi keluarga yang sedang berduka.
“Kami akan membagikan pemberitahuan tentang aula pemakaman nanti. Kami dengan tulus meminta agar Anda menahan diri dari spekulasi rumor demi menghormati keluarga yang ditinggalkan, yang berada dalam keadaan sangat terkejut dan sedih.” Ucap pihak agensi.
Wheesung memulai kariernya pada tahun 2002 dan dengan cepat meraih popularitas berkat lagu-lagu ballad dan R&B yang memukau hati pendengar. Beberapa lagu terkenalnya, seperti “Can’t You” (2002), “Insomnia” (2009), dan “Even Though of Marriage” (2010), menjadikannya salah satu penyanyi paling dihormati di Korea Selatan. Dengan suara khas dan kemampuan vokal yang luar biasa, Wheesung menciptakan karya-karya yang tetap dikenang hingga kini.
Pada tahun 2020, Wheesung sempat menghadapi masalah hukum setelah dituduh menggunakan propofol, sebuah anestesi kuat, secara ilegal. Meskipun dihukum satu tahun penjara yang kemudian ditangguhkan selama dua tahun, Wheesung tetap aktif di industri musik dan masih memiliki banyak penggemar setia. Bahkan, dia dijadwalkan menggelar konser bersama penyanyi ballad KCM di Daegu pada akhir pekan sebelum kepergiannya.
