Model Dylan Sada Meninggal di Amerika

Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia. Dylan Sada, model tanah air yang berkarier di Amerika Serikat meninggal dunia pada hari Senin, 9 November 2020 pukul 07.00 waktu setempat.
Kabar meninggalnya Dylan disampaikan oleh saudaranya, Dimas Radityo di dalam unggahan Insta Story miliknya
.”Innallillahi wa innailaihi raji’un. Telah meninggal dengan tenang, Aldila Wulandari (Dylan Sada) pada hari Senin, pukul 07.00 waktu setempat,” tulis Dimas Radityo di akun Instagramnya, @dimsrads.
“Mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya atas segala khilaf dan kesalahan almarhumah,” ucap Dimas.
Dimas juga meminta warganet untuk ikut mendoakan almarhumah agar diberikan tempat yang terindah di sisi Tuhan.
“Mohon doa semoga almarhumah wafat dalam keadaan khusnul khotimah dan diberikan kekuatan serta kesabaran. Amiin ya robbal alamiin. Yang berduka cita, Pranadjaja,” imbuhnya.
Namun hingga kini, belum diketahui penyebab meninggalnya pemilik nama asli Aldila Wulandari tersebut.
Sementara itu di akun Instagram Dylan Sada, postingan terakhirnya pada tanggal 4 Oktober 2020 dibanjiri ucapan duka oleh para netizen.
Penyanyi Andien juga turut mengucapkan rasa bela sungkawanya.
“Rest in peace, Dylan,” tulis Andien.
Sementara itu, Melanie Putria yang merupakan presenter dan mantan Puteri Indonesia seolah tak percaya dengan kabar duka tersebut.
“No..” tulisnya sambil menyematkan emoji menangis.
Sejak usia 19 tahun, Dylan telah meninggalkan rumahnya untuk mengejar mimpinya menjadi seorang fotografer, model dan seniman otodidak. Ia pernah bekerja dengan Ryan McGinley, L’OREAL, Inez, Vinoodh hingga DIOR.
Dulu, Dylan Sada pernah menghebohkan publik terkait pengakuannya bahwa dirinya pernah menjadi korban kekerasan.
Wanita kelahiran 28 Mei 1984 ini mengaku dipukul sang suami di tempat tinggalnya di kawasan Brooklyn, New York, Amerika Serikat.
Video saat wajah Dylan babak belur usai dipukul suaminya juga pernah diunggah di akun Instagram pribadinya.
Setelah mendapatkan perlakuan kasar, Dylan Sada menghubungi polisi dan memanggil tetangganya. Akhirnya, Dylan mendapat perawatan di rumah sakit untuk menyembuhkan luka-luka yang didapatnya.
Namanya juga sempat melambung saat Dylan secara blak-blakan menceritakan kisah kelamnya pada bulan Maret tahun 2018 silam. Dylan mengaku bahwa dirinya pernah mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh ayahnya sendiri.
Ia bahkan terang-terangan mengaku bahwa dirinya sempat terjerumus dengan narkotika.
Jenazah Dylan rencananya tidak dibawa pulang Indonesia, tetapi akan dimakamkan di Amerika Serikat.
“(Pemakaman) kemungkinan besar di Amerika,” ucap Dimas Radityo saat dihubungi melalui pesan singkat oleh awak media.
Perihal meninggalnya, Dimas mengaku tidak ada firasat lantaran komunikasi dengan sang kakak dan keluarga terbilang lancar.
Bahkan teman-teman sang kakak pun terkejut ketika mendengar kabar Dylan meninggal dunia.
“Teman-teman Dylan juga kaget. Karena sebelum ini masih ngobrol biasa,” ujar Dimas.
Bahkan, Dimas mengaku belum mengetahui pasti detail kematian kakaknya itu.
Hingga kini ia dan keluarganya pun masih menunggu kabar mengenai kepastian penyebab meninggalnya Dylan Sada.
“Masih menunggu report official dari sana terkait penyebab kematiannya,” ungkap Dimas.
Tidak diketahui penyebab kematiannya, tapi dua tahun yang lalu, Dylan terang-terangan mengakui dirinya sedang menderita depresi. Hal ini diduga karena perceraiannya dengan pria bernama Angel Perez. Keadaan ini bertambah parah dengan kekerasan yang diterima dari kekasihnya, Jonathan Ortiz.
Selain itu, Dylan mengatakan dirinya memiliki trauma masa kecil usai mendapat pelecehan seksual dari ayah kandungnya. Karena depresi yang dialaminya ini, model bernama asli Aldila Wulandari Kusumashanty Pranadjaja tersebut mengaku sudah melakukan percobaan bunuh diri sebanyak lima kali, namun selalu gagal.
