Mbah Minto Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari YouTuber asal Klaten Jawa Tengah, Minto Suwito Siyam atau yang dikenal Mbah Minto. YouTuber Mbah Minto yang muncul bersama kreator konten Ucup Klaten dikabarkan meninggal dunia pada hari Rabu, 22 Desember 2021 pukul 21.15 WIB. Kabar duka tersebut dibagikan oleh akun Instagram Ucup Klaten yang sering membuat konten bersama Mbah Minto.
“Sugeng tindak Simbok… Terimakasih untuk semua kebaikan dan ketulusanmu, karya-karyamu akan selalu kami kenang,” tulis akun @ucup_jbsklaten.
Pemilik nama asli Minto Suwito Siyam meninggal dunia pada usia 85 tahun. Mbah Minto meninggal dunia setelah menjalani 11 hari perawatan di rumah sakit. Sebelum masuk rumah sakit, Mbah Minto sempat terjatuh dari kamar mandi. Hal itu membuat Mbah Minto harus dilarikan ke rumah sakit.
Riswanto sang cucu mengatakan, saat itu dirinya menemukan kondisi rumah Mbah Minto berantakan. Setelah diperiksa, ia mendapati Mbah Minto sudah terjatuh di kamar mandi.
“Saya pulang kerja jam 2 (siang), curiga rumah kok berantakan. Terus saya bersih-bersih rumah terus kerasa pengen pipis. Sampai kamar mandi tapi pintu enggak bisa dibuka saya coba naik ke atas, tahu-tahu lihat Simbah sudah jatuh,” ucap Riswanto.
Mbah Minto kemudian dibawa ke IGD Rumah Sakit Bagas Waras untuk mendapat pertolongan. Setelah menjalani pemeriksaan, ternyata Mbah Minto mengalami pecah pembuluh darah dan terdapat tumor otak. Karena kondisi tidak kunjung membaik, pada hari Senin sore Mbah Minto dirujuk ke Rumah Sakit Islam (RSI) Klaten. Riswanto juga menjelaskan, di RSI Mbah Minto langsung dimasukkan ke ICU selama sehari dan dihari berikutnya menjalani operasi.
“Di RSI kan masuk ICU sehari habis itu Operasi. Setelah operasi masuk ke bangsal biasa,” tutur Riswanto.
Pasca operasi, keadaan Mbah Minto sempat membaik. Namun tidak lama kemudian, Mbah Minto kembali drop hingga kemudian meninggal dunia.
Nenek 15 cucu dan 4 orang cicit itu dimakamkan di permakaman Argoloyo Wonosegaran, Klaten dan sekompleks dengan almarhum suaminya. Jenazah Mbah Minto dibawa dari rumah duka Dusun Selorejo, Desa Krakitan, Bayat, sekitar pukul 14.00 WIB dengan mobil ambulan. Sebelum pemberangkatan, dilakukan upacara dan doa oleh tokoh masyarakat dan perwakilan Pemkab Klaten, Sip Anwar.
Jarak permakaman dengan rumah duka sekitar 1 kilometer. Tampak jenazah Mbah Minto diantar tetangga dan keluarganya ke tempat peristirahatan terakhirnya.
“Dimakamkan satu lokasi permakaman dengan bapak. Tapi tidak berdekatan,” ujar anak bungsu Mbah Minto, Sudiono.
Sudiono menuturkan keluarga berencana menggelar zikir dan tahlil untuk arwah Mbah Minto. Acara zikir dan tahlil itu rencananya akan digelar di rumah.
“Setelah ini cuma ada zikir dan doa di rumah selama tiga hari. Pembacaan surat Al-Ikhlas dan lainnya,” ucap Sudiono.
Mendengar kabar duka tersebut, netizen hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tururt menyampaikan ucapan bela sungkawa.
“Ya Allah. Innalillahi wa Innalillahi raji’un. Sugeng kondur Mbah Minto. Saestu, panjenengan tiyang sae. husnul khotimah nggih mbah” tulis akun @ganjarpranowo.
“Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Sugeng tindak mbah minto. Maturnuwun sudah menghibur kami selama ini,” tulis @trahingmitha.
“Video ini tak akan terlupa, banyak sedulur yang akhirnya nggak mudik di lebaran tahun lalu setelah nonton video ini. Suwargi langgeng, Mbah,” tulis @mrizal_w.
“Selamat jalan mbah minto, semoga ditempatkan ditempat terbaik-Nya,” tulis @Tomollan.
Mbah Minto diketahui sering dilibatkan dalam konten-konten Ucup Klaten yang membuat berbagai jenis konten berbahasa Jawa. Salah satu konten terkenalnya adalah saat Mbah Minto mengingatkan untuk tidak mudik karena pandemi Covid-19 yang viral pada tahun 2020.
