Jessica Iskandar Menjadi Korban Penipuan

Artis peran Jessica Iskandar dan suaminya, Vincent Verhaag, diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan dari Komisaris Triip.id, Christoper Steffanus Budianto. Setelah bekerja sama, Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag hingga saat ini tidak mengetahui keberadaan 11 mobil yang ia sewakan di Triip.id melalui Steffanus Budianto.

“5 unit Alphard, 2 unit Porsche, 1 unit Mercedes Benz S Class, 1 unit Hummer, 1 unit Land Cruiser, dan 1 unit Mini Cooper.” Ungkap Vincent Verhaag saat jumpa pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

“Total kerugian mencapai Rp 9,853 miliar.” Ucap kuasa hukum Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag, Fikri Gani menimpali.

Jessica Iskandar merinci bahwa 1 unit Alphard dan 1 unit Mini Cooper merupakan milik pribadi. Sementara 4 unit Alphard, 2 unit Porsche, dan 1 unit Hummer dibeli dari Steffanus. Kepada Jessica Iskandar, Steffanus mengaku bahwa mobil yang mereka beli dari hasil patungan tersebut merupakan mobil gadaian dari beberapa orang.

“Dengan perjanjian, lewat dari 2 bulan tidak dibayar maka kendaraan yang digadaikan akan menjadi hak milik saya. Steffanus kembali menawarkan mobil-mobil tersebut untuk disewakan melalui Triip.id dengan pembagian keuntungan yang berbeda dari setiap mobil.” Tutur Jessica Iskandar.

Sementara Jessica Iskandar dan Steffanus patungan untuk membeli 1 unit mobil Mercedes Benz S Class dan 1 unit Land Cruiser. Setelahnya, mobil hasil patungan tersebut direntalkan melalui Triip.id.

“Selain mobil-Mobil mewah tersebut, ada pula uang sebesar 30.000 dolar AS yang diiming-imingi oleh Steffanus akan dibeli sebesar Rp 15.000 per dolar.” Ujar Jessica Iskandar.

Namun, Jessica Iskandar baru menyadari telah menjadi korban penipuan dan penggelapan setelah bertanya kepada salah satu teman yang juga mengenal Steffanus. Selain itu, ia juga memeriksa hasil mutasi rekening bank. Hingga saat ini, Jessica Iskandar tidak mengetahui keberadaan 11 mobil tersebut dan ia mengaku mengalami kerugian hampir Rp 10 miliar. Sementara itu, Vincent Verhaag mengatakan sempat berhasil menghubungi Steffanus.

“Merry (teman Jessica Iskandar) bilang kalau ada indikasi penipuan, sebab Steffanus sudah kabur ke Singapura. Ketika suami saya berhasil mengontak Steffanus, dia mengakui bahwa perbuatannya itu menipu saya.” kata Jessica Iskandar.

Jessica menjelaskan, kerugian uang yang dialaminya itu berpengaruh kepada keluarganya, mengingat jumlahnya yang tidak sedikit. Terlebih, Jessica mengaku uang itu dapat digunakan untuk masa depan kedua putranya.

“Namanya kehilangan materi berpengaruh kepada kita sebagai keluarga. Ini uang buat masa depan El dan Baby Don.” Ujar Jessica Iskandar.

 

Dalam kesempatan yang sama, Jessica mengaku enggan menceritakan masalah penipuan yang dialaminya ini kepada sang buah hati khususnya El Barack. Sebagai seorang ibu, Jessica sangat menjaga psikis El.

“Tidak ceritakan. Yang penting kita tetap menjaga ke anak-anak. Kami tidak tunjukan kesedihan kita ke anak.” kata Vincent.

“Takut mengganggu psikis anak.” Timpal Jessica.

Vincent Verhaag ikut angkat suara soal penipuan bermodus bisnis rental mobil yang menimpa istrinya, Jessica Iskandar. Dia curiga penipuan yang dilakukan oleh Komisaris Triip.id Christoper Steffanus Budianto atau Steven merupakan kejahatan berencana.

“Mungkin kejahatan berencana.” Ucap Vincent.

Selain itu, Vincent menduga Steven terjaring dalam sindikat penipuan dan penggelapan dokumen. Pria asal Bali itu juga menduga ada tindakan pencucian uang dari hasil penipuan.

“Kami duga ini sindikat penipuan penggelapan dokumen dan ada kemungkinan money laundry.” Tutur Vincent.

Dia berharap Steven yang kini diduga berada di Singapura segera ditemukan. Melalui kuasa hukumnya, Septio Jatmiko Prabowo Putra, Jessica Iskandar melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Metro Jaya pada 15 Juni 2022. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/2947/VI/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA dengan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP.