Jane Shalimar Meninggal Dunia

Artis sekaligus politisi Partai Demokrat Jane Shalimar meninggal dunia pada Minggu kemarin di usia 41 tahun akibat terpapar virus Covid-19. Kabar ini pertama kali disampaikan melalui akun Instagram sahabatnya, Elisya Olive.
“Innalillahi wa innailaihi rojiuun. Telah berpulang ke Rahmatullah Jane Shalimat binti Dicky Sadikin, pada usia 41 tahun, pada hari Sabtu, 04 Juli 2021 pukul 04.20 WIB,” tulis Elisya, dalam mengunggah fotonya bersama mendiang Jane Shalimar.
Jane sebelumnya sempat kesusahan mendapatkan akses perawatan di ruang ICU karena tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di sejumlah rumah sakit Jakarta penuh.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Imelda Sari mengatakan, sebelum mengalami masa kritis, Jane sempat menjalani perawatan di IGD karena Covid-19. Disebutkan, Jane lantas memutuskan keluar setelah merasa kondisinya membaik dan dilanjutkan dengan isolasi mandiri. Namun, Jane mengalami demam dan kondisinya terus memburuk pada Minggu malam.
Saat itu, Imelda dan rekan-rekannya mendapatkan kabar dari dokter di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat bahwa Jane harus segera mendapatkan perawatan karena kritis dan saturasi oksigennya hanya sekitar 54. Namun, saat itu Jane kesulitan mendapatkan ambulans dan rumah sakit.
Jane baru mendapatkan ranjang sekitar pukul 10.00 WIB keesokan harinya dan masih dirawat di IGD karena ruangan darurat itu penuh. Selain itu, rumah sakit juga mengalami kelangkaan oksigen dan obat untuk mengatasi pengentalan darah. Jane baru mendapatkan ruang di IGD pada Selasa.
Manajer sekaligus sahabat mengungkapkan pesan terakhir dari Jane Shalimar sebelum meninggal dunia. Sang manajer, Elisya Olive, mengungkapkan pesan terakhir sebelum Jane Shalimat tidak sadarkan diri. Hal itu ia sampaikan dalam video yang tayang di YouTube KH Infotainment pada Minggu, (4/7/2021).
Olive sempat mendapatkan telepon singkat dari Jane Shalimar. Menurut Olive saat itu suara Jane Shalimar terdengar sangat terbata-bata.
“Dia cuman pesan, pagi sebelum dia tidak sadarkan diri dia telepon saya tujuh menit, dengan suara yang memang udah bener-bener nggak bisa ya (terbata-bata).”
“Apa aku nggak ngerti dia ngomong apa ‘jaga kesehatan, I miss you’ gitu doang,” terang Olive sambil menahan tangis.
Lebih lanjut, Olive juga mengungkapkan kebaikan-kebaikan Jane Salimar semasa hidupnya. Diketahui, Olive dan Jane sudah menjalin hubungan persahabatan selama 10 tahun.
“Saya saksinya dia orang baik, selama 10 tahun saya berteman dengan dia, saya bahagia dan dia banyak membahagiakan orang lain,” kata Olive.
“Yang pasti dia orangnya fighting ya, dia nggak bisa lihat orang lain susah, dia nggak bisa lihat orang lain itu banyak masalah, walaupun dia banyak masalah, dia (ikut) bantu,” tambahnya.
Selaku manajer Jane Shalimar, Olive juga membongkar kebaikan lainnya. Olive menyebut Jane adalah pribadi yang tidak pernah pelit dan suka berbagi.
“Dia tidak pernah pelit, dia banyak berbagi ilmu, intinya dia yang terbaik buat saya,” tambahnya.
Sebelum Jane Shalimar meninggal dunia, Olive sempat menyampaikan kronologi sang sahabat terpapar Covid-19. Dikatakan, Jane Shalimar memang tengah sibuk dengan banyak kegiatan kala itu.
“Beberapa minggu belakangan itu ‘kan memang dengan saya juga sibuk banyak kegiatan di luar,” kata Olive.
Jane mulai mengeluh badannya sakit pada 17 Juni 2021.
“Tapi dia mulai mengeluh itu di tanggal 17, karena badannya sakit-sakit,” jelas Olive.
Hingga akhirnya kondisi Jane menurun dan dibawa ke rumah sakit.
“Terus tiba-tiba batuk kering, terus dia bilang kecapekan kayanya akhirnya nge-drop.”
“Sebenarnya tadi malam itu udah nggak sadar,” imbuhnya.
Olive mengatakan, Jane dinyatakan positif Covid-19 pada 26 Juni 2021 kemarin. Olive juga mengatakan Jane sempat kritis karena saturasi oksigen rendah. Selain itu Jane juga memiliki penyakit bawaan, yakni asma.
“Dia itu positif Covid yah, pemicu utamanya adalah asma,” tambahnya.
“Kritis karena oksigennya sampai 70, normalnya ‘kan 95 yah seperti itu,” kata Olive.
Sebelum meninggal dunia, Jane Shalimar ternyata memiliki keinginan yang belum terwujud. Orang terdekat mendiang ungkap keinginan Jane yang belum terwujud. Keinginan Jane Shalimar berkaitan dengan sang anak. Ia menyebut, Jane ingin putranya bisa masuk ke akademi kepolisian.
“Keinginannya, Ano (Zarno) bisa masuk Akabri atau kepolisian, keinginan dia (harapan Jane),” ujar Risda Tobing.
Risda kemudian berharap Zarno bisa mewujudkan impian dari sang ibu nantinya.
“Mudah-mudahan Ano bisa mencapai mewujudkan mimpi-mimpi ibunya aamiin,” kata Risda.
Kepergian Jane Shalimar meninggalkan duka yang mendalam. Tidak hanya bagi keluarga, tapi juga teman terdekatnya. Salah satu selebritis yang merasa kehilangan sosok Jane adalah Kalina Ocktaranny.
Sesaat setelah mendengar kabar meninggalnya Jane Shalimar, Kalina langsung mengunggah postingan kenangan bersama ibu satu anak itu. Tampak beberapa foto jadul Jane diunggah oleh Kalina.
Namun, tidak semua sependapat dengan postingan Kalina. Beberapa menyarankan agar postingan tersebut dihapus saja. Di foto-foto tersebut, terlihat jelas betapa dekatnya Kalina dan Jane semasa hidup. Keduanya tampak habiskan waktu bersama di rumah sembari mencicipi berbagai hidangan yang tersaji.
“Kamu pernah ajarin aku cara bikin mie instan pake telur orek, cabe goreng, bla bla bla. Kamu bilang, ‘Sedikit aja kak kuahnya biar rasanya lebih terasa’.
Walaupun aku ikutin kata-kata kamu terus aku makannya nyengir karena keasinan,” tulis Kalina, seperti dilansir dari akun Instagram-nya.
“Beberapa hari lalu aku baru bahas tentang foto-foto jadul kita bareng mbak @deamirella. Tapi pagi ini aku dapet kabar tentang kamu. Ya Allah deeeeekk @janeshalimar_1. Kita berantem, kesel-keselan, kangen-kangenan, curhat di pinggir jalan. Sekarang kamu udah gak sakit lagi ya dek. Istirahat yang tenang di tidur panjangmu ya sayang,” tutupnya.
Tak lama setelah foto tersebut diunggah, tidak sedikit netizen yang ikut menyampaikan bela sungkawa namun ada juga yang protes ke Kalina. Pasalnya, di foto tersebut, Jane masih belum menggunakan hijab.
“Mbak, maaf foto-fotonyanya kan aurat mohon di ganti dengan foto beliau yang sudah menggunakan jilbab,” tulis salah satu netizen.
“Baiknya pasang foto almh jangan yang lagi gak pakai hijab kak. Pasang aja foto almh yang telah berhijab. Kasian ke almh, hanya mengingatkan,” imbuh lainnya.
