Ivan Gunawan Mundur Dari Brownis

Presenter Ivan Gunawan mengumumkan keluar dari program Brownis yang tayang di Trans TV. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun miliknya di Instagram. Ivan Gunawan mengucapkan terima kasih kepada semua tim Brownis yang telah bertahun-tahun kerja bareng.
“Thank you @brownis_ttv sudah memberikan tempat buat aku berkarya selama ini.” Ungkap Ivan Gunawan.
Desainer kondang itu juga mengucapkan terima kasih kepada Ayu Ting Ting, Ruben Onsu, Wendi Cagur. Adapun Ivan Gunawan dan kawan-kawan merupakan host Brownis sejak beberapa tahun terakhir.
“Maaf kalau ada salah selama kita kerja selama ini. Mba @jck_desaratu terima kasih kesempatannya.” Ucap Igun.
Selain itu, Ivan Gunawan juga berpamitan kepada semua tim produksi program Brownis. Dia meminta maaf lantaran harus melanjutkan karier di tempat lain.
“Semua team maafin mami harus melanjutkan kehidupan di tempat lain.” Ujar Ivan Gunawan.
Alih-alih menyebutkan bahwa alasan pengunduran diri tersebut karena teguran dari KPI, pria yang akrab disapa Igun ini justru menyatakan jika pengunduran diri tersebut dengan alasan ingin mengejar mimpinya.
Keputusan Ivan Gunawan keluar dari Brownis diduga ada kaitannya dengan teguran KPI. Diketahui, KPI memberikan sanksi teguran tertulis kepada program Brownis yang tayang di Trans TV.
KPI menyorot penampilan Ivan Gunawan yang disebut menyerupai perempuan pada 30 Oktober 2023. Menurut KPI, penampilan Ivan Gunawan itu melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI tahun 2012.
Ivan Gunawan pun mempertanyakan sikap netizen yang menghujat dirinya. Hal tersebut diungkapkannya melalui keterangan di salah satu unggahan fotonya di Instagram @ivan_gunawan.
“Teruntuk kalian yang pernah menghakimi aku & penampilanku, silakan kalian berkaca, apakah salatmu sudah lebih bagus dari salatku?? Apakah sedekahmu lebih ikhlas dari sedekahku?? Apakah kamu sudah paham betul cara bersyukur?? Kalau hidup kalian sempurna, aku terima kamu menghakimiku! Tetapi, aku enggak yakin. Mohon maaf.” Tulis Igun.
Igun juga menjelaskan bahwa penampilannya yang feminim yang kerap ditampilkannya selama ini, terinspirasi oleh tren gaya tahun 60-an dan Pinterest. Ia menegaskan, bahwa ini adalah bagian dari karakternya dan ia tidak ingin mengubahnya.
“Ini karakter gue, gue enggak mau ubah, mungkin gue terlahir memang beda, enggak kayak laki pada umumnya, tetapi gue happy dengan kehidupan yang Tuhan kasih.” Ungkap Igun.
Igun berharap, agar calon pemimpin di masa depan dapat lebih menghormati pilihan hidup dan gaya orang lain, sambil tetap produktif di segala bidang.
“Buat siapa pun yang akan menjadi presiden dan wakilnya, semoga orang kreatif yang punya karakter seperti saya yang kayak perempuan bisa kerja di mana saja dan tetap bisa produktif. Ini 2024, ingat zaman makin maju bukan zaman yang semakin tabu.” Ungkap Igun.
Ruben Onsu ikut menanggapi soal mundurnya Ivan Gunawan dari program acara Brownis Trans TV, buntut disomasi pihak KPI. Mengetahui sahabatnya pamit, Ruben merasa sedih sekaligus kecewa.
Lebih lagi suami Sarwendah itu merasa cukup sulit menerima, karena dirinya dan Igun kini telah memiliki chemistry selama bekerja. Namun demikian, keputusan Igun tampaknya sudah bulat, sehingga Ruben tidak dapat berbuat banyak untuk menahan sahabatnya.
“Marah pasti ya, sedih ya pasti. Saya dari pagi di kantor harus ngelewatin hari kayak males gitu. Karena nggak gampang lho kita menemukan chemistry.” Tutur Ruben
Teguran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terhadap Ivan Gunawan ternyata menuai simpati dari sejumlah pihak. Salah satunya adalah psikolog Lita Gading.
Menurut psikolog Lita Gading, KPI seharusnya menegur Lucinta Luna dibanding Ivan Gunawan. Pasalnya, Lucinta Luna terang-terangan berpakaian dan berdandan layaknya perempuan. Bahkan, ia memamerkan kemesraan dengan laki-laki ke publik.
“Kenapa kalian tidak menegur seperti Lucinta Luna barangkali, yang memang benar-benar dia itu transgender. Dia blak-blakan mengungkap jati dirinya. Lalu bercinta atau melakukan sebuah atraksi ciuman dengan sesama jenis dan sebagainya. Apakah itu bagian dari peneguran KPI? Harusnya iya.” Ujar Lita Gading.
Lita Gading menyindir bahwa KPI tampaknya sedang mencari sensasi dari Ivan Gunawan. Lita Gading merasa penampilan Ivan Gunawan yang disoal tidak bermasalah sama sekali.
“Justru yang, maaf ya, yang ‘gay’, yang mempertontonkan segala abnormalnya itu ya silahkan kalian tegur.” Pungkas Lita Gading.
