Eeng Saptahadi Meninggal Dunia

Kabar duka kembali datang dari industri hiburan Tanah Air. Aktor senior, Eeng Saptahadi mengembuskan nafas terakhirnya pada Hari Minggu, 21 Mei 2023 kemarin.
Kabar terkait meninggalnya aktor berusia 65 tahun ini ,diketahui pertama kali dari unggahan di Instagram Ratu Dewi Imasy. Dalam unggahannya, Ratu Dewi memperlihatkan foto Eeng Saptahadi bersama dirinya dan Alisia Rininta.
“Innalillahi wainnailaihi Rojiun, Turut Berduka Cita Yang Sedalam Dalamnya Atas Meninggalnya Mas Eeng Saptahadi. Semoga Amal Ibadah Beliau Diterima Oleh Allah SWT. Dan Semoga Beliau Ditempatkan Diantara orang-orang yang beriman dan beramal shaleh.” Tulis Ratu Dewi Imasy, di Instagram miliknya.
Ratu juga mengatakan, bahwa ia akan selalu mengingat ketulusan dan kebaikan Eeng Saptahadi kepadanya.
“Selamat jalan Mas Eeng, kebaikan dan ketulusan hati beliau akan selalu diingat selamanya di dalam hati. Semoga beliau sudah tenang di sisi-Nya dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.” Ucap Ratu Dewi Imasy mengakhiri keterangannya.
Keponakan Eeng Saptahadi, Feni, mengungkapkan kronologi meninggalnya sang paman. Feni bilang, dia terkejut mendengar kabar meninggalnya pemain sinetron Takdir Cinta yang Kupilih Itu. Feni mengatakan Eeng dilarikan ke rumah sakit pada Jumat 12 Mei 2023. Dia menyebut pamannya takut dengan jarum suntik sehingga tidak betah dirawat di rumah sakit.
“Beliau itu dari kecil, kata ayah saya, dia takut sama dokter, takut sama dokter, sama obat, sama jarum.” Ucap Feni di TPU Cipenjo, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.
Tak betah di rumah sakit, Eeng pun meminta pulang untuk menjalani rawat jalan. Sayangnya, kondisinya semakin menurun. Feni menjelaskan Eeng Saptahadi diduga mengalami stres dan depresi lantaran harus minum obat yang cukup banyak.
“Info dari istri beliau bahwa ya selain syok masuk RS, batinnya enggak terima, berontak dia harus minum obat yang banyak sekali dalam sekali minum.” Tutur Feni.
Tidak hanya itu, pria asal Indramayu itu juga sulit makan dan minum sehingga memperparah penyakit asam lambung yang dideritanya. Pihak keluarga pun kemudian melarikan Eeng ke Rumah Sakit Primaya Bekasi karena kondisinya semakin menurun. Di tengah kondisi imun yang menurun, Eeng pun terpapar Covid-19. Saat di rumah sakit, Eeng Saptahadi sempat dipasangi ventilator untuk membantu pernapasannya.
Menurut keterangan Cut Keke sebagai rekan di sinetron Takdir Cinta yang Kupilih, Eeng meninggal dunia karena Covid-19 dan kompliksi beberapa penyakit lainnya. Adapun riwayat penyakit Eeng Saptahadi lainnya adalah jantung dan diabetes. Saat terbaring di rumah sakit, Eeng bahkan sudah dipasangkan ventilator untuk membantu pernapasannya.
“Banyak (riwayatnya), ada jantung, diabetes, jadi kasihan gitu. Mungkin pemicunya kan banyak dan dia juga kalau dibilang kelelahan ya kelelahan pastinya.” Kata Cut Keke saat ditemui di rumah duka di kawasan Depok, Jawa Barat.
Walau mengidap banyak penyakit, Eeng Saptahadi tidak pernah mengeluhkan kondisinya kepada rekan-rekan di lokasi syuting. Tidak heran jika beberapa orang terkejut saat mendengar kabar duka kepergiannya.
Cut Keke mengaku tidak dapat tidur mengetahui Eeng Saptahadi telah tiada. Bagi Cut Keke, mendiang selalu total dalam menjalani profesinya sebagai aktor serta mengenang mendiang sebagai sosok yang tidak pernah mengeluh.
“Jujur, kita sih sampai enggak bisa tidur tadi malam. Mungkin bagi aku, Mas Eeng itu aktor yang totalitas banget sampai akhir hayatnya. Dia enggak pernah mengeluh dan ini pekerjaannya. Dia tanggung jawabnya sampai scene-scene yang dianggap penting, dia harus menyelesaikan dulu.” Ungkap Cut Keke di rumah duka Kawasan Cibubur, Jawa Barat.
Cut Keke mengungkapkan, sebelum sakit dan meninggal dunia, mendiang sempat menyelesaikan tugasnya sebagai aktor. Seingat Cut Keke, almarhum terakhir kali syuting pada 13 Mei lalu.
“Kita memang adegan yang harus diselesaikan dulu. Minggu malam Mas Eeng sudah ngabarin kalau dia harus istirahat, jadi dari hari Senin dia enggak syuting.” Tutur Cut Keke.
