Dara Arafah Kemalingan

Kabar tidak menyenangkan datang dari Dara Arafah yang mengalami musibah kemalingan. Akibat peristiwa tersebut, perempuan yang berprofesi sebagai selebgram itu mengalami kerugian hingga Rp. 800 juta.

Kabar tersebut dia bagikan melalui akun Instagramnya beberapa waktu lalu. Menyertai kabar itu, dia membagikan pula rekaman kamera CCTV saat pelaku beraksi.

“Inalilahi wainalilahi rojiun. Masih shock banget mantan pembantu bawa kabur berangkas gue kejadian nya tanggal 4 kemarin pas gue lagi gaada di rumah, dia bahkan sempet pamit sama nyokap gue karna alesan nya ibu nya meninggal di kampung,Dan sempet minta uang ongkos buat pulang.” Tulis selebgram tersebut seperti dikutip dari Instagramnya.

Mengalami kemalingan, Dara Arafah juga ungkap nama terduga pelaku. Bahkan dia mengatakan saat pelaku beraksi, semua kamera CCTV di rumahnya dimatikan oleh pelaku.

“Nama pelaku nya MURSIDAH USIA 52 tahun tinggal di dusun sidaurip Cilacap. Dia sempet matiin seluruh CCTV yang ada dirumah. Vidio ini di dapet dari CCTV komplek.” Ungkapnya.

Dalam unggahan Dara Arafah yang mengabarkan dirinya kemalingan, terlihat terduga pelaku seorang wanita mengenakan daster keluar dari rumah. Tidak lama kemudian, dia terlihat mengeluarkan benda yang diduga brankas.

Polisi telah menyelidiki kasus pencurian brankas selebgram Dara Arafah yang dilakukan oleh asisten rumah tangganya (ART) bernama Mursidah. Dan kini pelaku telah ditangkap.

“Iya benar, pelaku sudah diamankan oleh tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.” Tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan saat dihubungi.

Mursidah ditangkap pada Jumat, 9 September 2022 malam. Tidak sendirian, pelaku ditangkap bersama satu orang lainnya.

“Tim berhasil mengamankan dua pelaku.” Jelas Zulpan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, para tersangka memiliki peran masing-masing dalam pelaksanaan pencurian brankas milik Dara Arafah tersebut. Mursidah, diketahui memiliki peran mengambil brankas di rumah Dara pada saat itu.

“Perannya ambil brankas di rumah dan mengirimkannya pada tersangka satu lagi yang laki-laki atas nama Sapun menggunakan travel.” Jelas Zulpan dalam konferensi pers.

Setelah itu, Sapun tersangka lainnya berperan sebagai penerima barang kiriman korban.

“Menerima kiriman brankas dari travel dan membongkarnya dan mengambil isinya.” Jelas Zulpan.

Pihaknya pun telah mengamankan sejumlah barang bukti dalam kasus pencurian tersebut, yaitu berupa uang sebesar Rp672 juta.

“Barang bukti lainnya linggis, palu, dua gergaji kecil, pakaian yang digunakan saat melakukan pencurian, lalu ada barang elektronik, seperti HP, satu BPKP atas nama Rahmat Tri Sijayanto, dan STNK atas nama yang sama.” Beber Zulpan.

Atas tindakannya terhadap Dara Arafah, Musridah dan Sapun resmi ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dikenakan Pasal 363 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Polisi menyebutkan ART tersebut belum lama bekerja di rumah Dara Arafah.

“Pelaku kan baru kerja dua bulan di situ.” Tutur Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Febri Isman Jaya

Dara Arafah telah menemui kedua pelaku pencuri brankas miliknya yang berisi uang tunai senilai Rp 789 juta di Polda Metro Jaya. Dara Arafah menyebut tidak ada obrolan yang terjadi antara dirinya dengan kedua pelaku. Ia juga tidak tahu apakah asisten rumah tangga serta kekasihnya itu merasa bersalah atas perbuatan mereka atau tidak.

“Iya ketemu, nggak ada obrolan apa-apa sih tadi di dalam. Ngerasa bersalah atau nggak kan itu dari pihak dianya ya, kita nggak tahu.” Ucap Dara Arafah saat ditemui di Polda Metro Jaya.

Dara Arafah dengan tegas mengatakan dirinya tidak akan menerima kata damai dalam kasus ini. Hal itu tentunya agar kedua pelaku dapat dihukum dan mendapat efek jera.

“Damai ya nggak ada ya, biar ada efek jera juga.” Tutur Dara Arafah.

Walau begitu, Dara Arafah mengaku telah memaafkan kedua pelaku pencurian brankas tersebut.

“Cuma kalau saya insyaallah saya sudah memaafkan secara pribadi, tapi proses ini tetap harus berjalan, supaya ada efek jera juga.” Pungkasnya.