Akibat Aksi Panggung Widy Vierra Dilaporkan Ke Polisi

Widy Vierratale belakangan ini menjadi sorotan, karena dengan berani membuka baju di atas panggung. Atas aksinya itu, Widy pun ramai dikecam sebagian orang.
Akibat aksi panggungnya yang dinilai berlebihan itu, Widy Vierratale dilaporkan ke kepolisian atas dugaan tindak pidana pornografi.
Widy Vierratale dilaporkan oleh Forum Pemuda Sulawesi, karena tidak senang dengan aksi sang vokalis saat menggelar konser di Palu beberapa waktu lalu.
Laporan itu telah masuk ke Bareskrim Polri pada Hari Rabu, 16 November 2022 kemarin. Adanya laporan itu membuat Widy terancam hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.
Widy dikenakan UU Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi yang disangkakan terkait Pasal 10 Juncto Pasal 36 atas tindakannya membuka baju di atas panggung yang dianggap tidak senonoh.
“Dugaan tindak pidana ini yaitu terkait UU Pornografi, UU Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. Yang disangkakan terkait Pasal 10 Juncto Pasal 36 dengan ancaman 10 tahun dan denda 5 miliar rupiah. Ini yang jadi sangkaan terkait persoalan ini.” Ujar kuasa hukum pelapor, Zainul Arifin.
Dalam laporannya, Arifin turut menyertakan beberapa barang bukti. Salah satunya video yang memperlihatkan detik-detik Widy membuka dan melempar baju dari atas panggung yang sempat viral di media sosial.
Kemudian, Zainul Arifin juga mengatakan bahwa aksi panggung Widy sangat tidak mencerminkan budaya masyarakat kota Palu.
Salah satu faktor utama yang membuat para pemuda Palu akhirnya melaporkan Widy adalah karena mereka takut jika aksi panggung sang musisi berimbas buruk kepada masyarakat.
Mereka takut bencana Tsunami yang pernah terjadi di Palu tahun 2018 silam terulang lagi karena adanya perilaku yang kurang baik.
“Satu hal yang kami garis bawahi karena ini kejadiannya di Palu, kami tidak ingin terjadi tsunami lagi, azab lagi bagi kota Palu atas gaya-gaya seperti itu.” Jelas Arifin.
Ia juga menyayangkan aksi Widy itu sebab dirinya adalah publik figure yang menjadi teladan bagi banyak orang.
“Tingkah laku yang bukan menjadi contoh generasi muda. Maka dari itu kita mewakili orang Sulawesi, sebagai kuasa hukum menyampaikan laporan ini.” Tegas Arifin.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Forum Pemuda Sulawesi, Mualim Bahar. Dia mengaku, sebetulnya dirinya merupakan salah satu penggemar Widy. Namun, dia turut menyayangkan aksi buka baju yang dilakukan Widy Vierratale ketika manggung.
“Tolong jangan merusak budaya kami, kampung kami, kami tidak ingin ada azab di kampung kami.” Ucap Mualim.
Vokalis Vierratale, Widy Soediro Nichlany memberi respons soal ancaman hukuman terhadap dirinya karena buka baju saat manggung di Palu, Sulawesi Tengah.
Ia menganggap bahwa aksi yang dilakukannya itu masih termasuk wajar, karena biasa dilakukan juga oleh band metal lainnya.
“Ya metal band gimana, woles aja. Setiap panggung memang akan ada atraksi-atraksi, namanya juga ngeband musisi, berawal dari metal kita kan.” Ucap Widy Vierratale saat ditemui di Cilandak, Jakarta Selatan.
Selain itu Widy mengaku sudah beberapa kali melakukan aksi buka baju tersebut saat manggung, namun kali ini ada yang mempermasalahkan.
Bedanya untuk aksi itu kali ini sangat disorot, karena menyebar luas di media sosial sehingga orang yang tidak biasa melihatnya menjadi geram.
“Sekarang bedanya ada sosmed saja, dulu kan enggak. Sebenarnya hal-hal kayak gitu sudah biasa. Buat orang-orang lama sudah biasa mungkin.” Tutur Widy.
Bahkan Widy menilai aksinya masih wajar karena saat membuak bajunya, ia masih mengenakan sport bra dan bukan bra biasa.
“Udah gitu bukan beha kan dalamannya, itu baju olahraga. Sport bra sekarang sudah bagus-bagus kan.” Pungkas Widy.
