Abu Laura Anna Dilarung Di Laut

Hari ini, Jumat 17 Desember 2021, sebagian abu Laura Anna akan dilarung ke laut oleh pihak keluarga. Rencananya keluarga akan berangkat melalui dermaga 15 Marina, Ancol, Jakarta Utara. Hingga pukul 09.00 dermaga 15 Ancol masih terpantau sepi, namun petugas nahkoda terlihat sudah siap menunggu kedatangan keluarga Laura Anna.

“Iya, keluarga katanya jam 09.00 dari rumah duka Grand Heaven Pluit. Ini kapalnya sudah siap, tinggal nunggu dateng aja,” ujar Jakaria, salah satu nahkoda dari kapal yang disewa keluarga Laura.

Menurut Jakaria, dari kabar yang ia dapat, keluarga Laura Anna akan menggunakan 3 unit kapal, salah satunya adalah kapal dari Heaven.

Tidak hanya pihak keluarga, rekan selebgram dan sahabat Laura Anna juga turut hadir di pelarungan abu jenazah perempuan 21 tahun itu. Beberapa di antaranya yang terlihat yakni Fadil Jaidi, Keanu Agl, dan Erika Carlina.

Mereka juga sebelumnya turut menemani jenazah Laura Anna sebelum dikremasi pada 16 Desember kemarin. Keluarga dan rekan Laura Anna pun kini terlihat lebih tegar mengantarkan abu jenazah sang selebgram.

Prosesi larung abu jenazah Laura Anna di laut Ancol berjalan dengan penuh hikmat pada Jumat siang tadi. Awalnya, keluarga dan rekan-rekan selebgram tampak terlihat ihklas. Namun semua berubah saat speedboat yang membawa mereka tiba di tengah laut, lokasi abu jenazah Laura dilarung.

“Pertama tama sih kita ketawa-tawa cerita-cerita tentang Laura dulu kayak gimana, terus aku sih yang nangis,” kata kakak Laura Anna, Greta Irene usai prosesi larung di Pantai Marina, Ancol, Jakarta Utara.

Tidak bisa ditampik, Irene begitu berat melepas kepergian adik kandungnya untuk selamanya. Dia teringat kenangan bersama sang adik.

“Pas lihat dari awal emang aku masih berat, nggak kuat lah tapi aku kuatin akhirnya kita semua pertama-tama berdoa bareng-bareng,” ujarnya.

Di depan awak media, Irene kembali menangis saat mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang berikan dukungan buat Laura selama ini.

“Sekarang ini jujur kita berterima kasih banget nih ya, banyak banget yang bantu kita. Mau ucapin terima kasih, aku nggak tahu mau bales gimana, Tuhan pasti balas kebaikan kalian semua,” katanya.

Setelah melakukan sesi doa bersama, Irena bersama keluarga dan sahabat Laura Anna pun melepas kepergian sang selebgram dengan melarungkan abu jenazahnya di Laut Ancol, Jakarta Utara.

“Setelah itu kita satu satu naburin abunya laura, bunga dan wewangian juga udah itu aja,” tambahnya.

Berdasarkan pengakuan Irene, sisa dari abu jenazah Laura Anna masih disimpan di rumah. Namun ada kemungkinan dipindahkan ke tempat yang lebih layak.

“Tapi nanti belum tahu kapan mungkin bakalan dipindahin,” ungkapnya.

Menurut sang kakak, Greta Irene, pihak keluarga pun lega sudah melarungkan abu jenazah adiknya itu. Terlebih menurut Irene, Laura Anna kini sudah tenang dan tidak lagi merasakan sakit.

“Kayaknya dia sudah bebas gitu, bisa tidur nyenyak, karena selama ini dia tidur sakit, kesakitan, tiap hari dia teriak-teriak kesakitan, “ kata Irene kepada awak media.

Irene juga mengatakan meskipun adiknya kini telah tiada, dia tidak akan terlupakan. Laura Anna akan tetap ada dihatinya dan keluarga.

“Dia tak akan terlupakan, belahan aku ada di dia, jadi selamanya akan bakalan ada di dia, dan selamanya akan dibawa sama dia,” lanjutnya.

Seperti yang diketahui, sebelum Laura meninggal dunia, penyakit asam lambungnya sempat kambuh, dan dibawa ke rumah sakit. Laura akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada 15 Desember 2021 di RS Eka Hospital Jakarta, Cibubur, Jakarta Timur. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka Grand Heaven Pluit dan kemudian dikremasi.