Dorce Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari Dorce Gamalama yang sempat jatuh sakit beberapa waktu lalu.  Public figure berusia 58 tahun ini menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Rabu, 16 Februari 2022 pukul 07.30 WIB di RSPP Simprug.

Dokter Junaidi Ramli Trijati, Kepala Humas Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) mengungkap kondisi almarhum Dorce Gamalama sebelum meninggal dunia.

Junaidi menjelaskan seniman serba bisa itu dinyatakan positif Covid-19 sebelum meninggal dunia. Dia menegaskan mendiang Dorce bahkan sudah dalam kondisi positif covid-19 saat dilarikan ke rumah sakit.

“Iya, sudah terkonfirmasi positif Covid-19, makanya langsung dibawa ke RSPP Simprug.” Kata Juniadi Ramli.

Sebelum berpulang, Dorce Gamalama telah menjalani perawatan intensif sejak 8 Februari 2022. Seniman 58 tahun ini bahkan dilarikan ke ruang ICU karena kondisi kesehatannya yang menurun drastis.

Dorce juga sempat mengalami koma selama beberapa hari sebelum akhirnya meninggal dunia pada pukul 07.30 WIB di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Simprug, Jakarta Selatan.

“Kondisi beliau memang tidak bagus, makanya kami rawat di ruang ICU.” Jelasnya.

Sebelum meninggal dunia, Dorce dikabarkan sempat memberikan wasiat pada orang-orang terdekatnya. Bukan hanya kepada anak-anak angkatnya, tetapi juga keluarga dan pengurus masjid.

Dorce Gamalama sempat menjadi bintang tamu dari podcast milik Denny Sumargo. Dalam kesempatan tersebut, ia sempat mengatakan bahwa dirinya ingin dimakamkan sebagai seorang perempuan.

“Ya (dimakamkan) sebagai saya sekarang. Karena saya memang after operation saya perempuan, saya punya kelamin perempuan. Ya mandikan saya dengan perempuan.” Ucap Dorce Gamalama.

Akan tetapi, ucapan dari artis 58 tahun itu memicu kontroversi di kalangan ulama. Hingga akhirnya Dorce sempat meralat ucapannya dan mengaku ikhlas untuk dimakamkan sebagai seorang laki-laki atau perempuan.

“Orang sudah mulai banyak membicarakan kematian saya. Seandainya memang saya meninggal, uruslah jenazah saya. Seandainya laki-laki yang urus, uruslah. Seandainya perempuan yang urus, uruslah sesuai dengan kelamin yang saya miliki. Insyaallah saya ikhlas.” Tuturnya dalam videonya di akun Instagram.

Saat membicarakan soal kematian dihadapan Denny Sumargo, Dorce mengaku sudah mempersiapkan segala sesuatu menjelang ajalnya. Ia bahkan mengaku sudah menyiapkan kain kafan untuk digunakan olehnya saat meninggal nanti, termasuk liang lahat.

“Karena saya punya kain kafan sendiri. Saya punya kuburan sendiri. Ya saya punya sendiri. Di rumah saya di Lubang Buaya ada masjid, di masjid itu saya berpulangnya.” Jelasnya.

Usai ucapannya menjadi kontroversi, Fatimah selaku anak angkat dari Dorce menyebut bahwa ibundanya memilih untuk menyerahkan proses pemakamannya pada sang anak. Termasuk menyetujui dirinya dimakamkan sebagai seorang laki-laki.

“Jadi Mama sudah menyerahkan kepada kita, anak-anak jikalau terjadi seperti ini, Mama nyerahin ke kita untuk sesuai dengan lahirnya Mama.” Kata Fatimah.

Selain itu, keluarga juga sepakat untuk memakamkan Dorce satu liang lahat dengan keponakannya di TPU Bantar Jati. Hal tersebut terjadi lantaran sudah tidak ada lagi lahan untuk kuburan baru, sementara Dorce diketahui meninggal dunia lantaran Covid-19.

Bintang film Hantu Biang Kerok ini diketahui memiliki sebuah tanah wakaf yang dijadikan masjid bernama Al Hayyu. Berdasarkan penuturan dari pengurus masjid, Dorce sempat meminta agar masjid yang ia dirikan tersebut bisa dijaga dengan baik.

“Dia nanya masjid gimana, saya bilang, ‘Aman Bu alhamdulillah jamaah ramai. Terakhir saya minta maaf Bu kalau ada kesalahan,’ beliau juga sama. ‘Tolong jaga masjid,’ gitu saja titipan beliau.” Ujar Anan Muhajir, selaku pengurus masjid sekaligus kerabat dari Dorce.

Melalui podcast milik Denny Sumargo, Dorce yang paham bahwa ajalnya sudah semakin dekat sempat meminta pada anak-anak angkatnya untuk tidak menyakitinya. Ia ingin diperlakukan secara baik oleh anak-anak angkatnya jelang ajalnya.

“Saya juga bilang sama anak-anak. Saya bilang, ‘Kamu jangan sakiti Mama karena umur Mama nggak panjang’.” Tuturnya.