Pak Ogah Sakit Parah

Lama tak terdengar kabarnya, pemeran Pak Ogah alias Abdul Hamid dikabarkan tengah terbaring sakit. Melalui unggahan Instagramnya, tampak lelaki yang dikenal dengan ‘polisi cepek’ itu terbaring di ranjang rumah sakit dengan infusan.

Rupanya, sakit yang dialami Pak Ogah sudah dideritanya sejak dua tahun lalu. Namun beberapa hari lalu, salah satu netizen mengungkap kondisi sosok yang dikenal dengan kepala plontosnya itu. Dia mengatakan bahwa keadaan Pak Ogah cukup memprihatinkan.

“Belum lama ini saya berkunjung ke kediaman beliau di Bekasi, karena saya melihat di facebook keadaan beliau yang begitu memprihatinkan,” komentar @mputokehbgt

Menurutnya, Pak Ogah mengalami sakit penyumbatan pembuluh darah otak. Hal itu terjadi di kedua sisi otaknya dan membuat sang artis sulit bicara.

“Saya melihat kondisi beliau pada saat ini selain diderita penyakit penyumbatan pembuluh darah pada otak kiri dan kanan, beliau juga tidak dapat berbicara dengan lancar karena pemyakit beliau tersebut,” jelasnya.

Di sisi lain, kondisi ekonomi membuat Pak Ogah tidak menjalani pengobatan sampai tuntas. Oleh karenanya, ia mengimbau para fans buat berdonasi atau datang langsung menjenguk ke kediaman Pak Ogah di Bekasi.

“Di samping itu kondisi keuangan beliau saat ini juga untuk membiayai pengobatan sangat lah minim. Maka dari itu kami fans pak Ogah (Abdul Hamid) mencoba untuk menggalang dana agar dapat meringankan beban pengobatan beliau,” tuturnya.

“Kepada para fans si Unyil atau pak Ogah yang ingin ikut bersimpati silakan bisa menyalurkan dana langsung pada rekening beliau di BNI Syariah dengan no rekening 0293684700 atau datang langsung untuk menghindari tindak penipuan dengan datang ke kediaman beliau di Perumahan Vilajatirasa Jl Murai Blok C12 no 6 Jatirasa Jatiasih Bekasi,” pungkasnya.

Yuyun Widayanti, istri Pak Ogah mengaku awalnya sudah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan, tetapi dia meminta pulang. Pasalnya, Pak Ogah memikirkan soal biaya pengobatan.

“Saya paksa ke rumah sakit pas di rumah sakit harus dirawat tapi dia enggak mau soalnya enggak ada uang, BPJS mati kalau bayar mahal,” kata Yuyun di kediamannya kawasan Jatiasih, Bekasi.

“Karena saya enggak mikir itu saya bilang rawat, dia kekeh enggak mau dirawat. Akhirnya dokter bilang kalau enggak mau dirawat bikin surat perjanjian dan kasih obat,” tambah Yuyun.

Lebih lanjut, Yuyun mengatakan, Pak Ogah sudah mengalami sakit penyumbatan di otak sejak tiga bulan belakangan. Dan saat ini Pak Ogah juga susah diajak berkomunikasi.

“Udah 3 bulan (sakit) cuman enggak ada gejala pusing atau apa. (Awalnya) dia cuman sering ngelempar HP di kira rusak padahal enggak, saya bilang ini bukan HP yang rusak tapi otak yang rusak,” ucap Yuyun.

“Bukan diperiksa, bolak-balik lagi ke rumah sakit. Ada penyumbatan di otak, biasanya kalau kiri ya kiri tapi kalau ini dua-duanya. Apa yang ditanya pun enggak nyambung, enggak konek otaknya,” tutur Yuyun.

Hingga saat ini Pak Ogah hanya dirawat di rumah saja. Dan sekarang dia juga tidak bisa bekerja sebagai dubber lantaran sakit.

“Dia kan kalau ada dubbing ada uang, kalau enggak dubbing enggak ada uang, terbatas,” ujar Yuyun.

Penyumbatan pembuluh darah di otak yang dialami oleh Pak Ogah juga dikenal dengan istilah Stroke iskemik. Ini adalah salah satu dari tiga jenis stroke.

Jenis stroke ini disebabkan oleh penyumbatan di arteri yang memasok darah ke otak. Penyumbatan tersebut mengurangi aliran darah dan oksigen ke otak, yang menyebabkan kerusakan atau kematian sel-sel otak. Jika sirkulasi tidak pulih dengan cepat, kerusakan otak dapat menjadi permanen.

Stroke skemik terjadi ketika arteri yang memasok darah ke otak tersumbat oleh gumpalan darah atau penumpukan lemak, yang disebut plak. Penyumbatan ini bisa muncul di leher atau di tengkorak.

Gumpalan biasanya dimulai di jantung dan berjalan melalui sistem peredaran darah. Gumpalan bisa pecah dengan sendirinya atau tersangkut di arteri. Ketika memblokir arteri otak, otak tidak mendapatkan cukup darah atau oksigen, dan sel-sel mulai mati.

Stroke iskemik yang disebabkan oleh penumpukan lemak terjadi ketika plak terlepas dari arteri dan berpindah ke otak. Plak juga dapat menumpuk di arteri yang memasok darah ke otak dan mempersempit arteri tersebut sehingga menyebabkan stroke iskemik.