Group Band Naif Bubar

Kabar tidak mengenakkan kembali datang dari band senior Indonesia, Naif. Setelah ditinggal Mohammad Amil Hussein (Emil) dan Franki Indrasmoro Sumbodo (Pepeng), Naif resmi bubar.
Kabar bubarnya Naif terlontar di sosial media oleh Wendy Putranto, Program Director MBloc Space. Lewat akun Twitter pribadinya. Wendy menyebutkan David Bayu sendiri yang telah mengonfirmasi tentang bubarnya Naif.
“Semalam di backyard @union_well @mblocspace ngobrol panjang lebar dengan @davidbayu tentang situasi terkini @Naifband. Dia memastikan bahwa band tsb telah resmi BUBAR. Penjelasan lebih lanjut darinya kabarnya bakal segera dirilis. Big loss!,” bunyi cuitan Wendy yang diunggah pada Senin 10 Mei 2021.
Secara personal, melalui akun channel YouTube miliknya, David Bayu mengiyakan bahwasanya Naif memang telah resmi bubar.
“Menjawab bubar, istilah bubar ya. Ya bisa dibilang masuk kategori bubar. Iya bubar,” kata David.
David menyebutkan, kondisi pandemi Covid-19 secara langsung dan alami membuat perpisahan terjadi di dalam Naif.
“Kalau dibilang bubar, ternyata kondisi atau pun sekarang ini semenjak pandemi Covid berlangsung terjadi pemisahan yang signifikan di mana-mana. Bahkan impactnya juga ke Naif, kami merasakan juga,” ujar David.
David menambahkan, secara pribadi dia merasakan pemisahan di dalam Naif terjadi dengan sendirinya.
“Ini yang gue rasakan saja ya, kayak ada naturally pemisahan. Kok gue ngeliatnya kayak lagi diayak gitu. Semua orang bahkan ada yang divided, dipisah-pisahkan,” kata David.
Tidak lupa, David Bayu menyampaikan rasa terima kasih kepada penggemar setia yan kerap disapa Kawan Naif, karena selalu mendukung NAIF selama 25 tahun berkarya.
“Terimakasih yang sudah mengikuti NAIF, mengapresiasi karya-karyanya. Bersenang-senang bersama. Gue berterima kasih udah 25 tahun di-appreciate,” ujar David Bayu lewat konten video Youtubenya.
David Bayu mengatakan dirinya sebenarnya udah ingin mengumumkan bahwa NAIF bubar, saat ulang tahun NAIF yang ke 25 pada Oktober tahun lalu.
“Sebelumnya sempat gue bilang ke anak-anak (personil NAIF yang lain), Ulang tahun ke 25 kita announce kita udahan, kita cukup di 25. Kita kasih tau kawan-kawan semunya, dipublish kita udahan membubarkan,” kata David.
“Namun satu hal, ada yang bilang kalau nggak salah Emil. Emil bilang, jangan nanti jadi soroton publik. Nanti aja nggak usah diumumin. Yaudah gue pegang (omongan) itu,” imbuh David.
Namun, Emil sudah bilang ke media bahwa Emil sudah keluar dari NAIF. Alhasil, David Bayu mengumumkan bahwa NAIF bubar sekarang. David Bayu pun sempat mengatakan bahwa ada beberapa permasalahan yang menjadi alasan kenapa NAIF akhirnya bubar. Salah satunya, masalah internal.
“Masalah harus ada, masalah internal selalu ada. Jangan pernah bilang hidup itu enggak ada masalah, malah lu enggak hidup. Mati saja ada masalah. Kita itu kalau dibilang masalah, ada,” ucap David Bayu.
Namun, David tak membeberkan masalah apa yang jadi pemicu bubarnya NAIF. Meski begitu, David Bayu sudah menganggap seluruh personel NAIF seperti keluarga sendiri.
“Kita kalau dibilang masalah ada. Gue selalu mengibaratkan ini keluarga sih. Yang mana intinya adalah gue, Emil, Pepeng, Jarwo adalah keluarga inti,” ucap David.
“Jadi, itu nilainya lebih tinggi daripada Cuma NAIF-nya. Dibilang NAIF bubar, ya enggak apa-apa tapi value-nya tertingginya, gue, Pepeng, Emil, Jarwo nilainya lebih tinggi dibanding NAIF-nya, family brotherhood-nya itu,” tambah David.
David Bayu mengatakan, permasalahan NAIF itu sebenarnya sempat dibicarakan dengan pihak manajemen. Namun, David menyayangkan pembicaraan itu dilakukan lewat meeting online.
“Ya sebenarnya sempat era pandemi sebelum September itu ada obrolan lewat online doang. Cuma gue paling enggak suka gitu zoom atau apa, yang mana enggak ada bounding seperti kita ngobrol langsung,” ucap David.
