Vokalis Deadsquad Ditangkap Polisi

Nama vokalis band metal Deadsquad, Daniel Mardhany menambah daftar panjang artis musik yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika. Vokalis band Deadsquad, Daniel Mardhany, ditangkap pihak kepolisian karena kasus dugaan penyalahgunaan narkoba pada hari Sabtu, 1 Mei 2021 kemarin. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Dermawan menjelaskan kronologi penangkapan Daniel Mardhany.
Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya tindakan penyalahgunaan narkotika di sebuah rumah di kawasan Tangerang Selatan. Saat mendatangi lokasi, polisi mendapati AA sedang menggunakan narkotika.
“Kami bergerak menuju lokasi yaitu di rumah tersangka DM di sebuah rumah di kawasan Pamulang dan benar pada Sabtu 1 Mei 2021 sekitar pukul 16.00 WIB terjadi penyalahgunaan narkotika. Di tempat kejadian, ada saudara AA dan DM,” ujar Guruh dalam konferensi pers yang digelar di Polres Metro Jakarta Utara.
Setelah diperiksa, AA diketahui merupakan eks drummer band Deadsquad. Saat ditangkap, polisi menyita barang bukti berupa tembakau sintetis dan obat prohiper (metilfenidat) dari tangan AA. AA mengaku, barang bukti tersebut ia dapatkan dari tersangka Daniel Mardhany.
“Dari tangan AA, polisi menyita barang bukti tembakau sintetis seberat 2,57 gram. Dan dari tangan DM polisi menyita sebutir obat prohiper yang termasuk dalam psikotropika golongan 2,” jelas Guruh menambahkan.
Setelah penangkapan, keduanya kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara dan menjalani tes urine. Hasilnya, AA dan Daniel Mardhany positif ganja.
“Dua orang tersebut dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara dan ketika dites urine, keduanya positif menggunakan ganja,” ucap Guruh.
Keduanya terancam Pasal 127 Ayat 1 huruf A UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman untuk AA empat tahun, sedangkan Daniel Mardhany dua tahun penjara.
Daniel mengaku menggunakan barang haram tersebut karena stres.
“Saya stres, karena banyak tekanan, stres,” kata Daniel di Polres Metro Jakarta Utara, Senin (3/5/2021).
Daniel Mardhany mengungkap alasan lainnya yaitu, karena ia tidak memiliki pekerjaan selama masa pandemi Covid-19.
“Iya (stres) pandemi penyebabnya,” kata Daniel Mardhany.
Selama pandemi, aktifitas yang berkaitan dengan kerumunan massa dan pertemuan banyak orang dihilangkan. Termasuk juga dengan panggung musik, yang merupakan salah satu penghasilan serta ekspresi berkarya para musikus seperti Daniel Mardhany.
“Iya nggak ada panggung sama sekali. Kalian (pewarta) bisa ngerti lah,” dia menegaskan.
Daniel kemudian mengungkapkan rasa penyesalannya telah mengunakan narkoba.
“Saya menyesal telah menggunakan narkoba. Dan kasus ini membuat saya jera. Dan buat teman-teman jangan menggunakan narkoba karena akan menguancurkan hidup kalian. Pesan saya seperti itu,” ucap Daniel.
Tidak hanya penyesalan, Daniel Mardhany juga menyampaikan kasus narkoba yang tengah membelitnya sebagai permasalahan dengan narkotika pertama sekaligus terakhir baginya.
“Kasus ini membuat saya jera,” Daniel Mardhany menyampaikan.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kompol Guruh Arif Darmawan mengatakan bahwa vokalis band metal Deadsquad, Daniel Mardhany mengaku sudah menggunakan narkotika selama satu tahun.
“Untuk DM sekitar 1 tahun yang lalu (menggunakan narkoba),” kata Guruh saat jumpa pers di Polres Metro, Jakarta Utara, Senin (3/5/2021).
Penangkapan Daniel ini dapat mengakibatkan rencana pembuatan album baru terganggu. Deadsquad saat ini memang sedang disibukkan dengan proses pembuatan album baru. Sang gitaris, Stevie Item mengumumkan kabar itu awal tahun ini di media sosialnya.
“News untuk 2021, gue lagi ngerjain album baru Deadsquad. Mohon doanya,” tulis Stevie.
Dalam media sosialnya, Deadsquad pun kerap membagikan aktivitas mereka rekaman untuk album terbaru. Daniel dalam rilis penangkapannya sempat mengungkapkan jika album baru Deadsquad saat ini masih dalam proses.
“Sedang dalam proses, doakan saja,” ucap Daniel singkat, Senin (3/5/2021).
Pihak Deadsquad sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait penangkapan vokalis mereka. Lantaran masih ditahan, Daniel sepertinya bakal tidak hadir dalam acara terbaru Deadsquad pekan depan.
“Pelaksanaan Ritual sudah semakin dekat, persiapkan diri kalian dan bergabunglah bersama kami “PasukanMati”. Ritual akan dihelatkan di @Rocknation.id pada Sabtu, 8 mei 2021 | pukul 10:00 Wib s/d selesai,” tulis Deadsquad di Instagram-nya.
Deadsquad terakhir kali merilis album bertajuk Tyranation pada 2016. Sejauh ini mereka sudah menerbitkan tiga album.
