Tantangan Tes DNA Anak Daus Mini

Daus Mini dan sang mantan istri Yunita Lestari saat ini sedang berselisih. Perselisihan itu berawal saat istri Daus Mini yang sekarang yakni Shelvie Hana Wijaya menantang Yunita untuk melakukan tes DNA terhadap Ivander Haykal Firdaus (Ical) yang merupakan buah hati dari Daus Mini dan Yunita.

Tidak terima dengan hal tersebut, Yunita pun mengunjungi Komnas Perlindungan Anak untuk meminta bantuan. “Pertama, sudah jelas ini sudah bukan lagi permasalahan orang tua ya, antara saya dan Daus. Tapi sudah menyangkut kehormatan anak saya,” ucap Yunita saat ditemui di Komnas Anak kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Yunita sendiri tidak mengetahui apa yang menjadi alasan Shelvi meminta tes DNA, Yunita pun semakin marah dengan sikap Daus Mini yang hanya diam saja mengenai permasalahan ini.

“Kalau itu aku kurang tahu kenapa ada omongan tes DNA. Nggak mungkin ada asap kalau tidak ada api. Nggak mungkin istrinya ngomongin tes DNA. Ya mungkin ada perbincangan. Harusnya Daus Mini nggak diam aja. Ini anaknya dikatain, jangan mentang-mentang yang ngatain istrinya dia diam aja nggak berani ngebela anaknya,” ungkap Yunita.

Tidak hanya itu, Yunita juga menuturkan bahwa sejak September 2020, sang anak sudah tidak mendapatkan nafkah dari ayahnya. Bahkan saat ini mereka putus komunikasi karena Daus Mini telah menutup semua akses.

“Tiba-tiba hilang ditelan bumi. Semua akses itu diblock IG, WA dan lain-lain. Jadi anak nggak bisa hubungin bapaknya. Aku sempat tanya ke ibunya Daus, yang block bukan papinya Ical, kemungkinan istrinya,” kata Yunita.

Sambil menangis, Yunita pun menceritakan ketika sang anak tahu persoalan tes DNA ini. Ichal pun menjadi bertanya siapa ayahnya.

“Anak sembilan tahun sudah tahu berita, sosial media dan lain-lain. Pasti muncul kan berita. Dia nanya ke aku, ‘Ma, memang aku beneran bukan anak papi ya? Kalau aku bukan anak papi aku anak siapa?’ Itu kan sebagai ibunya aku bingung jawabnya. Aku bilang, ‘Bang anak papi kok kata siapa abang bukan anak papi?’,” ujar Yunita saat ditemui di Komnas Anak, kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait menuturkan bahwa apa yang telah dilakukan istri Daus Mini tidak dapat dibenarkan dan dapat mengganggu mental sang anak. Ia pun akan memanggil Daus Mini dan istrinya dalam waktu dekat.

“Tidak ada hak dari istri Daus untuk mengatakan hal itu dan itu tidak dibenarkan. Daus sendiri nggak mempersoalkan dan dari awal udah mengatakan itu anak mereka. Sekarang Daus harus bertanggung jawab untuk perkembangan anak ini. Sekolahnya, pengasuhannya, nafkahnya semua,” papar Arist Merdeka Sirait.

“Kita akan panggil Daus dan istrinya dalam waktu dekat. Sebenarnya Daus itu sebelum menikah (lagi) pun sudah memberikan nafkah dan kasih sayang,” ujar Arist Merdeka Sirait.

“Sekarang ada perdebatan di media sosial bahwa istri Daus meminta tes DNA untuk membuktikan apakah itu benar anak Daus atau Yunita. Nah itu tidak ada relevansinya. Itu adalah kekerasan yang membuat anak trauma. Tidak layak itu disampaikan ke publik,” pungkasnya.

Setelah datang ke Komnas Anak, Yunita akhirnya mendapatkan pencerahan dan Ia berharap Daus Mini dapat menyelesaikan masalah ini secepatnya.

“Awalnya aku bilang sama Ichal tes DNA nggak apa-apa ya buat kebaikan Ichal. Tapi setelah ketemu sama bapak Aris, saya diberi pencerahan bahwa tidak perlu tes DNA,” kata Yunita.

“Harapannya Daus Mini gentle. Dia harus mengakui kalau Ichal itu anaknya, seperti yang dibilang bapak (Aris) istrinya itu nggak punya hak mengatakan tentang tes DNA karena dia bukan siapa-siapa nggak ada hubungannya dengan anak saya,” pungkasnya.