Istri Isa Bajaj Mengalami Pelecehan Seksual

Kabar yang tidak sedap dialami oleh istri salah satu komedian, Isa Bajaj, anggota trio komedi Bajaj. Istri Isa Bajaj, Rahayu Mutiara baru saja mengalami pelecehan seksual dari seorang lelaki di kawasan komplek tempat tinggal mereka. Murka dengan aksi ini, komedian 39 tahun ini mengungkap sosok pelaku.

Isa Bajaj memperlihatkan foto seorang laki-laki memakai kaos biru yang tengah mengendarai sebuah motor. Wajahnya tidak terlihat karena tertutup masker, dan ia memakai topi berwarna biru.

“Teman-teman, ini pelaku eksibisionis (keinginan memperlihatkan alat kelamin) terhadap istri saya,” tulis Isa Bajaj di Instagram, Minggu 17 Januari 2021 kemarin.

Salah satu warganet bertanya mengenai pelecehan yang baru saja dialami istri Isa Bajaj tersebut.

“Kenapa orang ini ka Isa?” tanya @cahya_ayyasafira.

Isa Bajaj menuturkan, sang istri mendapat pelecehan seksual tersebut saat lari pagi di komplek rumahnya. Pelaku melakukan tindak eksibisionis atau keinginan memperlihatkan alat kelamin.

“Mamerin sambil mainin kelaminnya ke istri saya saat sedang jalan pagi di komplek,” kata personel grup lawak Trio Bajaj ini.

Kejahatan itu sudah dilaporkan Isa Bajaj kepada pihak kepolisian. Dalam postingannya itu pula, komedian kelahiran Magetan Jawa Timur sekaligus menyertakan akun Instagram Polri.

“Kejadian kemarin sudah dilaporkan pihak berwajib,” terang Isa Bajaj.

Ternyata setelah ia unggah tentang pelecehan itu, ada beberapa korban yang mengadu pernah mengalami tindakan serupa di kawasan tersebut.

“Ini banyak yang DM saya mengalami kejadian serupa di daerah ini. Semoga pelaku segera ditangkap,” ujar Isa Bajaj berharap.

Pelecehan seksual yang telah dialami istri Isa Bajaj, Rahayu Mutiara ternyata juga dialami oleh asisten rumah tangga (ART) adik Olga Syahputra. Keduanya diketahui tinggal bertetangga.

Kondisi serupa dikatakan Isa Bajaj juga dialami ART adik almarhum Olga Syahputra. Untuk itu ia berharap pelaku yang meresahkan warga itu dapat segera ditangkap.

“Mohon bantuan up nya ya teman-teman, ternyata kejadian seperti tadi juga menimpa ART yang kerja di rumah adiknya almarhum Olga yang kebetulan tetanggan sama kita,” kata Isa Bajaj.

“Semoga segera ketemu dan ditangkap biar tidak ada kejadian dan korban-korban kembali,” ucapnya.

Hanya saja belum diketahui secara pasti apakah oknum tersebut juga sosok yang sama dengan pelaku pelecehan seksual ART adik Olga.

Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit AKP Budi Esti menjelaskan kronologis kejadian tersebut. Kejadian pelecehan seksual itu dialami oleh istri Isa Bajaj saat sedang berolahraga di sekitar kediamannya di Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu pagi.

“Ceritanya lagi olahraga pagi jalan terus ada orang (pria) naik motor lewat keluarin kemaluan, sambil ditunjukkan ke istrinya (Isa Bajaj),” ujar Budi saat dihubungi, Senin kemarin.

Budi menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya belum menerima laporan dari korban. Namun, dia telah menyarankan Isa Bajaj untuk segera membuat laporan.

“Saya juga baru cek TKP (tempat kejadian perkara) tadi ketemu langsung sama Isa nya itu,” ujarnya.

Selanjutnya, Budi menyampaikan bahwa pihaknya juga telah melihat beberapa rekaman kamera pengintai atau CCTV yang berada di sekitar lokasi. Hanya saja, plat nomor kendaraan milik pelaku tidak terlihat jelas dalam rekaman CCTV tersebut.

“Udah saya cek CCTV nya tapi nomor polisi motor pelaku blur gitu,” katanya.

Kasus ini kini ditangani Satuan Reserse Kriminal Polrestro Jakarta Timur. Korban saat itu sedang jalan kaki di sekitar kediamannya. Kemudian seorang pria yang mengendarai sepeda motor motor matic hitam terlihat memperhatikan korban serta mengikutinya dari belakang. Kemudian pelaku berhenti di samping korban sambil memperlihatkan kemaluannya di hadapan RM.

Tangkapan layar dari video rekaman kejadian dugaan pelecehan seksual yang dialami istri komedian Isa Bajaj, RM, di kawasan Komplek Abadi, Duren Sawit, Jakarta Timur. Kejadian tersebut terekam melalui kamera pengintai atau CCTV yang berada di sekitar TKP. Kemudian korban mengunggah rekaman video itu di media sosial agar masyarakat lebih waspada.