Lucky Widja Vokalis Element Meninggal Dunia

Lucky Widja, vokalis band Element menghembuskan nafas terakhir pada Minggu, 25 Januari 2026 malam. Pria kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat, 1 September 1976 itu meninggal di Rumah Sakit Halim karena sakit.

Kabar duka ini pun pertama kali dikonfirmasi oleh aktor sekaligus sahabat Lucky, Ferdy Tahier. Hal itu terlihat dari unggahan Ferdy di feed Instagram pribadinya.

“Selamat jalan sahabat gue, adik gue, partner gue di panggung, lo sudah tenang, enggak sakit lagi, ga butuh cuci darah lagi, enggak perlu oxygen lagi,” tulis Ferdy dalam unggahan Instagram.

Kepergian musisi bernama asli Lucky Widjatmoko di usia 49 tahun meninggalkan duka mendalam. Tidak hanya bagi keluarga dan penggemar tetapi juga bagi rekan-rekan seperjuangannya di dunia Hiburan.

“Lo happy sekarang sudah muda lagi, tenang di sana ya Ki, Gw sendirian di panggung nyanyinya sekarang, Semoga gw bisa ya nyanyi sendiri, Semoga lo husnul khatimah, Sampai ketemu lagi kita ya brader.” Tulis Ferdy.

Lucky Widja diketahui tutup usia sekitar pukul 22.26 WIB. Pemakaman almarhum Lucky dilangsungkan pada Senin, 26 Januari 2026 siang di TPU Jeruk Purut.

Saat ditemui oleh awak media di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Cilandak, Jakarta Selatan, istri Lucky, Aleima Sharuna, mengungkap detik-detik sebelum suaminya meninggal dunia.

Runa mengaku bahwa kondisi kesehatan sang suami menurun selama seminggu ke belakang ini. Karena sempat alami muntah hebat, ia harus menjalani perawatan di rumah sakit. Tak lama setelah masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), Lucky Element harus dipindahkan ke Unit Perawatan Intensif (ICU).

“Beberapa hari memang sudah gak enak badan. Lalu, pagi ke IGD, langsung masuk ICU. Setelah itu malamnya, meninggal dunia.”Ujar Runa

Lucky Widja wafat di rumah sakit setelah mendapat banyak penanganan medis. Aleima Sharuna pun meluruskan riwayat penyakit Lucky yang menjadi salah satu penyebabnya meninggal dunia.

“Betul. Kena tuberkulosis (pada) ginjal. Jadi, TBC, tapi merusak ginjal, bukan paru-parunya.” Ungkap Aleima Sharuna.

Aleima mengonfirmasi kalau Lucky telah menjalani prosedur cuci darah selama satu tahun. TBC yang diidapnya menyerang organ penyaring tersebut sehingga berujung pada gagal ginjal.

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Lucky terus berjuang bertahan hidup meski keadaannya sudah sangat lemas. Ia pun sempat menolak dibawa ke rumah sakit.

“Sudah lemas. Sebenarnya sudah gak enak beberapa hari terakhir, tapi belum mau dibawa ke rumah sakit. Akhirnya, baru ke rumah sakit hari Minggu.” Jelas Aleima.

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Lucky ternyata menyimpan keinginan sederhana yang belum terwujud, yakni mengajak istri dan anaknya berlibur bersama ke luar negeri.

Aleima mengungkapkan, bahwa rencana perjalanan tersebut menjadi impian suaminya yang sangat ingin direalisasikan bagi keluarga kecil mereka.

“Kita liburan bersama. Ke luar negeri.” Ungkap Aleima.

Kepergian Lucky yang terbilang mendadak meninggalkan duka mendalam bagi Aleima. Ia mengaku tidak merasakan firasat khusus sebelum sang suami berpulang. Selama ini, aktivitas medis Lucky lebih banyak didampingi oleh rekan terdekatnya.

“Jujur aku nggak tahu. Biasanya yang tahu Arya tuh, temennya. Mereka selalu berdua kalau jadwal cuci darah. Kalau aku nggak tahu.” Ucap Aleima.

Di mata Aleima, Lucky Widja bukan hanya seorang musisi berbakat, melainkan sosok suami dan ayah yang sangat berdedikasi. Kasih sayang Lucky kepada buah hatinya digambarkan begitu besar hingga ia rela melakukan apa pun demi sang anak.

“Baik sekali ya. Dia sayang sekali, terutama sama anaknya tuh sayang sekali. Dia akan melakukan apapun buat anaknya,” Tutur Aleims

Momen mengharukan terjadi saat Aleima menyampaikan kabar kepergian Lucky kepada anak mereka. Meski diselimuti kesedihan, Aleima memilih untuk berterus terang mengenai kondisi sang ayah agar sang buah hati dapat memahami situasi yang terjadi.

“Namanya anak-anak ya… pasti nangis, terus oke, nangis lagi. Memberi tahu anak dengan apa adanya. Karena akan lebih mengerti dan lebih paham situasi kalau seperti itu.” Ujar Aleima.

Sebagai perwakilan keluarga, Aleima menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan yang mungkin pernah dilakukan almarhum semasa hidup. Ia berharap doa dari masyarakat dapat mengiringi kepergian suaminya.

“Mohon doanya agar almarhum, suami saya, dilancarkan perjalanannya. Tolong minta maaf kalau ada kata-kata yang menyakiti hati, ada perlakuan yang mungkin bikin kesel. Mohon tolong dimaafkan. Mohon doanya supaya mudah jalannya.” Pungkas Aleima.

Pria bernama lengkap Lucky Widjatmoko ini lahir di Pontianak, 1 September 1976. Mengawali karirnya di dunia hiburan Indonesia sebagai model majalah, alumni Teknik Arsitektur Universitas Kristen Indonesia ini sempat menjadi seorang arsitek. Namun kemudian Lucky memilih untuk mengembangkan karirnya di dunia musik dan akting.

Lucky mendirikan band Element pada tahun 1999 bersama Didi Riyadi dan Ronny Setiawan. Ia sempat keluar dari band pada tahun 2005 dan bersolo karir. Namun kemudian Lucky kembali masuk ke Element pada tahun 2020 dan aktif manggung sampai awal Januari 2026 lalu.