Permohonan Min Hee Jin Menjadi CEO ADOR Ditolak

Perseteruan antara Min Hee Jin dan HYBE masih berlanjut. Terbaru, Pengadilan Distrik Pusat Seoul menolak permohonan Min Hee Jin untuk diangkat kembali sebagai CEO ADOR pada 29 Oktober. Dalam hasil putusan sidang pada 29 Oktober 2024, pengadilan merasa gugatan itu tidak memenuhi persyaratan.
Keputusan ini diambil setelah sidang yang digelar pada 11 Oktober, menyusul pemberhentian Min Hee Jin oleh dewan ADOR pada Agustus lalu. Menurut pengadilan, klaim Min Hee Jin tidak memenuhi persyaratan hukum untuk menjadi dasar putusan pengadilan.
Menanggapi keputusan pengadilan, tim kuasa hukum Min Hee Jin menyatakan bahwa keputusan ini tidak serta-merta mendukung argumen pihak HYBE. Menurut tim kuasa hukumnya, perjanjian pemegang saham dengan HYBE masih berlaku, sehingga masa jabatan Min Hee Jin sebagai CEO tetap dijamin sampai 1 November 2026.
“Keputusan ini tidak berarti bahwa pengadilan telah menerima klaim HYBE. Saya mendesak HYBE untuk memenuhi ketentuan perjanjian pemegang saham dan membuat keputusan yang bijaksana untuk pertumbuhan NewJeans dan ADOR.” Ucap kuasa hukum Min Hee Jin
Min Hee Jin menyatakan bahwa bahkan setelah pengadilan menolaknya, dia tidak menyerah dalam perjuangannya untuk kembali ke posisi CEO. Menanggapi itu, HYBE selaku induk perusahaan ADOR buka suara. HYBE menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak pengadilan.
“Kami berterima kasih atas keputusan pengadilan yang bijaksana.” Ucap HYBE.
HYBE merasa adanya keputusan ini bisa membuat ADOR kembali seperti semula.
“Kami akan mengambil keputusan ini sebagai kesempatan untuk mengembalikan ADOR ke kondisi normal, memajukan sistem multi-label kami, dan melakukan yang terbaik untuk mendukung aktivitas artis kami.” Tutur HYBE.
Seperti diketahui, Min Hee Jin sempat menentang keras usai posisinya sebagai CEO ADOR digantikan orang lain. Dia merasa tidak terima lantaran HYBE sudah menjanjikan kontrak selama lima tahun.
“Keputusan ini tidak berarti bahwa pengadilan telah menerima klaim HYBE. Saya mendesak HYBE untuk memenuhi ketentuan perjanjian pemegang saham dan membuat keputusan yang bijaksana untuk pertumbuhan NewJeans dan ADOR.” Jelas Min Hee Jin.
Sebelumnya, NewJeans juga sempat menyuarakan agar Min Hee Jin kembali menjadi CEO agensinya. Min Hee Jin cs merasa CEO baru ADOR bersikap tidak peduli terhadap NewJeans.
Sebelumnya, pada 27 Agustus, ADOR memberhentikan Min Hee Jin sebagai CEO dan menunjuk direktur internal Kim Joo Young sebagai penggantinya. Meskipun Min Hee Jin mempertahankan posisinya sebagai direktur internal, ia tetap melanjutkan perjuangan hukumnya untuk mendapatkan kembali jabatannya sebagai CEO.
Dalam rapat direksi ADOR, Min Hee-jin yang hadir melalui panggilan video menjadi satu-satunya anggota direksi ADOR yang mendukung pengangkatan kembali dirinya sebagai CEO. Anggota direksi ADOR lainnya yang didominasi petinggi HYBE menolak permohonan, sehingga hasil rapat itu memutuskan Min Hee-jin tidak mendapatkan kembali jabatan lamanya.
HYBE membantah pemecatan Min Hee-jin tidak terkait dengan perjanjian pemegang saham. Mereka juga mengklaim bahwa perjanjian antara HYBE dan Min Hee-jin telah dihentikan.
“Sehingga setelah perjanjian dihentikan, efek hukumnya batal. Gugatan telah diajukan untuk mengonfirmasi penghentian perjanjian pemegang saham, dan kami sedang menunggu keputusan pengadilan. Keputusan memberhentikan Min Hee-jin sebagai CEO dibuat independen oleh dewan direksi ADOR sebagai bagian dari keputusan manajemen bisnis. Itu tidak terkait dengan HYBE atau perjanjian pemegang saham.” Jelas HYBE.
Di sisi lain, Min Hee-jin juga telah kembali ditunjuk sebagai salah satu anggota dewan direksi ADOR. Masa jabatannya sebagai direktur diperpanjang untuk periode terbaru selama tiga tahun ke depan. Mereka sepakat memberikan jabatan itu kepada Min Hee-jin kembali untuk periode berikutnya. Periode baru itu akan dimulai pada 2 November 2024, sehari setelah berakhirnya periode lalu pada 1 November 2024.
