Ian Kasela Dilaporkan Ipay Terkait Hak Cipta Cinderella

Rival Achmad Labbaika alias Ipay resmi melaporkan vokalis band Radja, Ian Kasela ke Polda Metro Jaya. Pelaporan ini terkait kasus dugaan penyalahgunaan hak cipta atas lagu Cinderella yang memang sedang dipermasalahkan selama beberapa waktu terakhir.

“Hari ini Pak Ipay sudah melaporkan atas dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan oleh saudara IK (Ian Kasela), diduga kalau IK ini telah melakukan, menggunakan lagu Cinderella tersebut yang ditulisnya menggunakan nama ciptaannya Ian Kasela – Ipay. Padahal nyatanya kalau lagu Cinderella tersebut diciptakan oleh klien kami Pak Ipay sejak tahun 96 dan telah dipublikasikan pada tahun 98.” Ucap Tiara Octavia, selaku kuasa hukum Ipay saat ditemui di Polda Metro Jaya.

Ian Kasela diduga melanggar pasal terkait hal cipta dan terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Maka dari itu kami melaporkan ke SPKT hari ini karena didiga inisial IK itu melakukan tindak pidana pasal 112 juncto pasal 113 UU Hak Cipta. Tindak pidana khusus ancamannya secara kumulatif itu mencapai 20 tahun.” Ujar Tiara Octavia.

Guna mendukung laporannya, pihak Ipay membawa sederet bukti yang di antaranya adalah rekaman demo lagu Cinderella ciptaan Ipay.

“Kita bawa surat perjanjian kontrak yang dibuat dan ditandatangani oleh IK tersebut dengan publisher terus ada juga bukti demo master yang dibuat oleh pak Ipay selaku pelapor.” Beber Tiara Octavia.

Sebagai informasi, laporan Ipay terhadap Ian Kasela teregister dalam laporan polisi nomor LP/B/5193/IX/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA atas dugaan penyalahgunaan hak cipta.

Pihak Ian Kasela akhirnya merespons laporan dari Rival Achmad Labbaika atau yang akrab disapa Ipay atas dugaan pemalsuan tanda tangan dalam surat pengalihan hak cipta lagu Cinderella pada 2010 silam.

Diwakili oleh sang pengacara yakni Sunan Kalijaga, pihak Ian Kasela tetap teguh pada keyakinannya yakni telah mendapatkan izin resmi untuk membawakan lagu tersebut bersama Radja di atas panggung.

“Pada surat yang sudah kami teliti dan kami lihat, 2010 itu peralihan hak khusus lagu Cinderella sudah terjadi.” Ucap pengacara Sunan Kalijaga di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat 1 September 2023.

Sebagai bukti bahwa lagu tersebut sudah dimiliki oleh Radja, pihak Ian Kasela menyebutkan adanya transaksi pembayaran hak cipta lagu itu sebesar Rp2,5 juta. Menurut sang pengacara, Ipay juga mengetahui transaksi lagu tersebut.

“Di situ ada transaksional.” Kata Sunan Kalijaga.

Bahkan, bersamaan dengan transaksi itu Ian Kasela dan Ipay sudah sepakat soal beberapa poin yang menyangkut hak masing-masing atas lagu Cinderella.

“Di surat perjanjian itu jelas ada hak-haknya sejauh mana.” Kata Sunan Kalijaga.

Maka dari itu, pengacara Ian Kasela lainnya yang bernama Agustinus Nahak, menyarankan agar Ipay berhenti menggiring opini negatif publik seolah Ian Kasela sudah mencuri lagu Cinderella darinya.

“Jangan terjadi opini-opini yang menyesatkan.” Kata Agustinus Nahak.

Grup band Radja berkesempatan menjadi salah satu penampil di Marabose Festival 2023. Festival seni, kebudayaan, dan pariwisata ini digelar di Halmahera Selatan, Maluku Utara pada 8-12 Agustus 2023. Dalam penampilannya, salah satu penonton meminta Radja untuk membawakan lagu “Cinderella”.

Diketahui, lagu “Cinderella” merupakan salah satu lagu hit Radja yang kini tengah menjadi kontroversi berkait kepemilikan hak ciptanya.

“Minta lagu apa?” Tanya Ian Kasela selaku vokalis kepada penonton.

“Cinderella.” Teriak penonton.

Mendengar permintaan penonton untuk menyanyikan lagu “Cinderella”, Ian Kasela pun meresponsnya.

“Kamu tahu enggak itu lagu termahal sekarang? Ha-ha-ha.” Sahut Ian Kasela.

Pernyataan Ian Kasela itu untuk merespons sekaligus menyentil soal band Radja yang disomasi Rp 20 miliar karena lagu “Cinderella”.

Meski demikian, Ian Kasela tetap menuruti permintaan penonton tersebut, dan meminta Moldy untuk segera memainkan melodi.

“Moldy mainkan sekarang, lagu Cinderella,” seru Ian Kasela. Meski lagu “Cinderella” tengah menjadi sorotan, Ian Kasela tetap ingin menghibur penonton dengan lagu yang ada di album Langkah Baru yang dirilis tahun 2004 tersebut.