Diva Hongkong Coco Lee Meninggal Dunia

Diva Hong Kong, Coco Lee, dikabarkan meninggal dunia di usia 48 tahun. Dia tutup usia diduga bunuh diri, karena bertahun-tahun mengalami depresi. Selain seorang diva, Coco Lee juga dikenal sebagai penulis lagu, produser rekaman dan aktris Amerika kelahiran Hong Kong.
Saudara perempuan Coco Lee, Nancy dan Carol melalui akun media sosial pribadinya membenarkan kabar kepergian sang diva.
Musisi Mandarin pertama yang masuk pasar Amerika itu melawan depresi selama bertahun-tahun lamanya dan mencoba bunuh diri pada Hari Minggu kemarin.
“Dengan rasa sedih yang mendalam, kami di sini untuk menyampaikan berita yang paling menghancurkan. Coco telah menderita depresi selama beberapa tahun terakhir tapi kondisinya semakin memburuk secara drastis di beberapa bulan terakhir.” Tulis Nancy.
Pada awal tahun, Coco Lee mengatakan kepada penggemarnya bahwa dirinya ingin terus hidup dan mencoba bersikap positif meski mengalami rintangan yang besar.
“Dengan cinta dan keyakinan, dua kata favorit saya yang saya bawa ke dalam hati. Saya sangat membutuhkan kata-kata ini untuk melewati tahun-tahun yang sangat sulit.” Tulis Coco Lee.
Unggahan tersebut disertai sembilan foto. Termasuk tato dengan kata ‘cinta’ di pergelangan tangan kirinya. Coco Lee juga mengunggah foto dirinya dengan kantong drainase di tubuh.
“Hidup kadang-kadang tampak tak tertahankan, tapi saya mengadaptasi sikap seorang ‘pejuang perempuan’ untuk menghadapi mereka tanpa rasa takut.” Tulis Coco Lee.
Keluarga Coco Lee berencana menggelar pemakaman untuk sang penyanyi pada Agustus 2023 mendatang. Hal itu sesuai dengan aturan Hong Kong terkait autopsi yang perlu dilakukan demi mengetahui penyebab kematian Coco Lee.
Media Hong Kong Ming Pao Daily, mengutip Nancy selaku kakak Coco Lee, memberitakan hal itu yang membuat autopsi berlangsung empat hingga enam pekan, sehingga pemakaman baru dapat dilakukan Agustus 2023.
Kepada media Taiwan yang lain, Next Apple News, Nancy mengatakan Coco Lee tidak bunuh diri dengan memotong pergelangan tangan seperti yang diberitakan banyak media. Oleh sebab itu, ia meminta semua pihak untuk tidak menyebarkan berita yang tak terkonfirmasi.
Ia juga berharap netizen tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian Coco Lee, termasuk klaim yang disebarkan komposer Jae Chong bahwa Coco Lee sedang berjuang melawan kanker sebelum meninggal.
“Kanker payudaranya sudah sembuh.” Tegas Nancy.
Nancy menyatakan sang adik sesungguhnya hidup penuh optimisme hingga enam bulan terakhir, sebelum memilih menyerah dengan depresi yang ia idap.
Selain itu, mereka juga meminta doa dari publik atas kondisi ibu mereka yang kini sudah lansia dan menghadapi kabar duka yang menyedihkan ini.
“Dengan kesedihan mendalam, kami di sini mengumumkan kabar paling menyedihkan: CoCo telah menderita depresi selama beberapa tahun tapi kondisinya memburuk secara drastis selama beberapa bulan terakhir. Meskipun, CoCo mendapatkan bantuan profesional dan dia melakukan yang terbaik untuk melawan depresinya, sayangnya iblis dalam dirinya mengambil alih dirinya. Pada 2 Juli, dia mencoba bunuh diri di rumah dan dilarikan ke rumah sakit. Meski usaha terbaik dari tim rumah sakit untuk menyelamatkan dirinya dan merawat dirinya dari koma, dia meninggal pada 5 Juli 2023.” Tulis pihak keluarga.
Media Taiwan juga memberitakan suami Coco Lee yang merupakan pengusaha Kanada, Bruce Rockowitz terbang ke Hong Kong setelah mengetahui kondisi istrinya itu.
Coco Lee diberitakan menjalani fertilisasi in-vitro sembilan kali selama 12 tahun pernikahan mereka, karena dia ingin memiliki anak sendiri. Rockowitz memiliki dua putri dari pernikahan pertamanya.
Coco Lee atau yang lahir dengan nama Ferren Lee pada 17 Januari 1975 adalah seorang penyanyi asal Hong Kong yang terkenal pada dekade ’90-an.
Usai lulus SMA pada 1992, Lee sempat mengikuti kontes kecantikan Miss Hong Kong dan sejumlah konter bernyanyi. Dari sana, ia mulai membuka karier di dunia hiburan, termasuk menjadi pengisi soundtrack Mulan versi Mandarin.
Coco Lee telah berkarier di dunia musik selama 30 tahun lamanya. Lagu CoCo Lee, ‘Do You Want My Love’, bahkan bertengger di posisi empat tangga lagu Billboard pada Desember 1999.
Coco Lee juga merupakan pengisi suara lagu ‘A Love Before Time’, dalam film Crouching Tiger, Hidden Dragon dan masuk nominasi The Best Original Song dalam Academy Awards 2001. Penyanyi ‘A Love Before Time’ lahir di Hong Kong dan masuk ke industri musik pada 1994, menghasilkan lebih dari 15 album dan mengumpulkan penjualan puluhan juta.
